Bravo, Djokovic Sukses Raih Gelar Ke Seratus
SERBIA - Novak Djokovic kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah tenis dunia. Petenis asal Serbia itu resmi membukukan gelar ke-100 sepanjang karier profesionalnya setelah menjuarai Gonet Geneva Open 2025, kemarin.
Dalam partai final yang dra?matis, Djokovic mengalahkan unggulan keenam asal Polandia, Hubert Hurkacz, dengan skor 5-7, 7-6(2), 7-6(2). Duel ketat ini berlangsung selama tiga jam lima menit menjadi laga terpan?jang sepanjang turnamen edisi tahun ini.
?Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada istri dan anak-anak saya. Mereka datang menemani saya selama tiga hari libur sekolah mereka. Itu luar biasa,? kata Djokovic usai per?tandingan, seperti dilansir laman resmi ATP.
Meski kehilangan set per?tama akibat kesalahan sendiri, Djokovic tampil lebih tenang dan fokus pada dua set berikut?nya. Pada set ketiga, Hurkacz sempat unggul 4-3 dan memiliki peluang emas untuk mengakhiri pertandingan. Namun, Djokovic justru tampil brilian dan mampu mematahkan servis sang lawan.
?Saya tidak tahu bagaimana saya bisa mematahkan servis?nya. Mungkin dia yang melaku?kannya sendiri. Tapi inilah tenis level tertinggi. Sedikit poin bisa menentukan segalanya,? tambahnya.
Kemenangan ini menjadi mo?men kebangkitan bagi Djokovic, yang sempat mengalami masa sulit sejak awal musim. Ia ter?catat tersingkir lebih awal di turnamen-turnamen seperti Do?ha, Indian Wells, Monte Carlo, dan Madrid. Bahkan, tahun lalu ia harus menjalani operasi lutut yang membuatnya mundur dari Roland Garros.
Dengan trofi ke-100 ini, Djokovic kini sejajar dengan dua legenda tenis putra lainnya, yakni Jimmy Connors (109 ge?lar) dan Roger Federer (103). Ia juga mencatatkan diri sebagai petenis pria pertama di Era Open yang mampu menjuarai turna?men dalam 20 musim berbeda.
Sejarah Djokovic dimulai pada 2006 saat merebut gelar ATP pertamanya di Amersfoort. Menariknya, saat itu ia menum?bangkan Nicolas Massu, yang kini merupakan pelatih Hurkacz.
?Tim saya, terima kasih. Tidak hanya di saat baik, tetapi juga di masa-masa sulit. Kalian tahu betul betapa beratnya menjaga semangat saya tetap menyala,? kata Djokovic penuh emosi.
Meski harus puas sebagai run?ner-up, Hurkacz tetap memberi apresiasi kepada Djokovic. ?Seratus gelar, itu luar biasa,? ujarnya sambil tersenyum. ?Apa yang telah Anda capai sungguh menginspirasi.?
Djokovic kini mengalihkan fokus ke Roland Garros. Ia di?jadwalkan menghadapi petenis Amerika Serikat, Mackenzie McDonald, pada laga pembuka hari Senin (26/5/2025) pukul 16.00 WIB. Targetnya jelas gelar Grand Slam ke-25.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


