TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Permudah Layanan Publik, Pemkot Serang Luncurkan Serang Digital

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB
Wali Kota Serang, Budi Rustandi didampingi Wakil Wali Kota, Nur Agis Aulia saat menyampaikan sambutan dalam launching Serang Digital di Ballroom Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Senin (25/5/2026).(Istimewa)
Wali Kota Serang, Budi Rustandi didampingi Wakil Wali Kota, Nur Agis Aulia saat menyampaikan sambutan dalam launching Serang Digital di Ballroom Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Senin (25/5/2026).(Istimewa)

SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meluncurkan aplikasi pelayanan terintegrasi bernama Serang Digital. Serang Digital diluncurkan untuk mewujudkan transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Asep Setiawan mengatakan, pengembangan aplikasi Serang Digital tidak membebani APBD dan dikerjasamakan dengan Universitas Primagraha (UPG).

 

“Kegiatan launching ini dilaksanakan secara non APBD. Alhamdulillah, ini merupakan komitmen Pak Wali Kota Serang (Budi Rustandi, red), yang didukung penuh oleh Universitas Primagraha sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Asep, saat menghadiri launching Serang Digital di Ballroom Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Senin (25/5/2026). 

 

Kata dia, aplikasi Serang Digital dirancang untuk memangkas birokrasi dan antrean panjang masyarakat dalam berbagai keperluan administrasi.

 

Sementara,  Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, bahwa inovasi ini akan mengintegrasikan berbagai layanan instansi negara dalam satu genggaman. “Ke depannya masyarakat tidak perlu mengantre ke Disdukcapil, mengantre ke Disnaker terkait melamar pekerjaan atau membuat surat kelakuan baik di Kepolisian. Sekarang di Kota Serang sudah lengkap. Digitalisasi cukup melalui handphone, semua urusan selesai,” ujar Budi.

 

Selain fokus pada transformasi digital, Budi juga menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat realisasi program Serang Cerdas. Program ini menargetkan pencapaian satu sarjana di setiap kelurahan, dan akan dikembangkan menjadi satu dokter di setiap kecamatan pada 2027. Di hadapan jajarannya, Budi Rustandi menekankan pentingnya ritme kerja yang cepat dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Bahkan Budi tidak segan untuk mengevaluasi jajaran birokrasi yang dinilai lambat dalam mengeksekusi program pelayanan publik. 

 

“Kebiasaan lama dibuang, kebiasaan baru harus sat-set. Saya lebih baik mengorbankan satu pejabat daripada mengorbankan pelayanan publik. Karena di era kita ini trennya adalah kerja nyata,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang ini.

 

Dirinya juga menambahkan komitmen penuhnya sebagai pimpinan daerah untuk melayani masyarakat.  “Selama saya masih bernafas, saya terus bekerja untuk Kota Serang. Setiap ada masalah, saya pastikan berada di garda terdepan,” katanya. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Wali Kota Serang mencatat sejumlah progres pembangunan fisik yang signifikan berkat efisiensi anggaran dan kolaborasi non APBD. Pembangunan yang sudah dilakukan seperti proyek betonisasi, perbaikan drainase, revitalisasi Pasar Kepandean, hingga penataan kawasan Royal Baroe yang kini telah menerapkan sistem kabel bawah tanah.

 

Staf Ahli Wali Kota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Triningsih, mengatakan seluruh aplikasi pelayanan yang sebelumnya berjalan terpisah kini telah disatukan dalam platform Serang Digital. Menurutnya, masyarakat cukup mengakses satu aplikasi untuk mendapatkan berbagai layanan administrasi dan kebutuhan publik lainnya.

 

“Semua aplikasi yang ada di Kota Serang ini sekarang udah satu pintu. Jadi seluruh masyarakat ketika membuka Serang Digital, ini kan program Pak Wali Kota, program unggulannya, mereka sudah menemukan segala macam kebutuhannya,” ujar Triningsih.

 

Ia menjelaskan, salah satu layanan yang telah terintegrasi adalah pelayanan kesehatan melalui RSUD Kota Serang. Masyarakat yang mengalami kendala BPJS tidak aktif tetap bisa menggunakan layanan Jamkesda tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan. “Tadi kan sudah langsung dilaksanakan streaming tuh, ada yang di rumah sakit RSUD. Dia ketika BPJS-nya mati, tapi menggunakan Jamkesda, tidak harus datang ke kelurahan, udah otomatis,” jelasnya.

 

Tidak hanya layanan kesehatan, administrasi kepolisian seperti SKCK juga mulai terhubung dengan sistem Serang Digital. Ke depan, Pemkot Serang berencana memperluas integrasi layanan hingga ke pengadilan. “Dan bukan hanya itu, kita juga sudah terintegrasi dengan SKCK. Nanti ke depannya saya juga akan bersurat kepada pengadilan, jadi manakala masyarakat akan bercerai segala macam tidak harus datang ke kantor pengadilan,” katanya.

 

Menurut Triningsih, kehadiran Serang Digital akan sangat membantu masyarakat, terutama warga di wilayah pelosok yang selama ini harus mengeluarkan biaya transportasi hanya untuk mengurus dokumen administrasi sederhana. “Kalau KK hilang enggak perlu jauh-jauh dan bisa langsung diprint,” ucapnya.

 

Saat ditanya mengenai proses pendaftaran aplikasi, Triningsih memastikan masyarakat tidak perlu datang ke dinas atau kantor pelayanan tertentu untuk menggunakan Serang Digital. “Enggak dong. Kan itu gunanya Serang Digital mempermudah. Digitalisasi udah canggih. Ini jadi Pak Wali Kota ini ingin mempermudah masyarakat menggunakan segala sesuatu, enggak harus sulit sekarang,” tegasnya.

 

Ia juga menjelaskan beberapa dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) nantinya dapat dicetak mandiri oleh masyarakat.  Sementara dokumen tertentu seperti KTP tetap memerlukan pencetakan resmi, namun proses administrasinya sudah dilakukan secara digital.  “KK aja buktikan KK kalian hilang, bisa langsung di-print di percetakan sendiri atau fotokopi sendiri,” ujar Triningsih.

 

Ke depan, Pemerintah Kota Serang bahkan berencana menghadirkan fasilitas mesin layanan mandiri menyerupai ATM untuk mendukung pelayanan administrasi berbasis digital. “Iya, nanti rencananya Pak Wali Kota akan bikin kayak mesin ATM, jadi mereka bisa kayak cetak ATM ulang, semua  KK,” ungkapnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit