TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Semarak Tangsel Student Carnaval, Sajikan Kekayaan Budaya Tanah Air

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Sabtu, 29 November 2025 | 14:33 WIB
Kemeriahan pagelaran Tangsel Student Carnaval 2025, Sabtu (29/11). Foto : Rahman/TP
Kemeriahan pagelaran Tangsel Student Carnaval 2025, Sabtu (29/11). Foto : Rahman/TP

SERPONG — Gelaran perdana Tangsel Student Carnaval 2025 berlangsung dengan sangat meriah, Sabtu (29/11). Puluhan pelajar dari tingkat SD hingga SMP bersama sejumlah sanggar seni menampilkan ragam budaya Nusantara dalam parade dan pentas seni yang memikat perhatian warga.

 

Reog Ponorogo, tarian tradisional, ondel-ondel Betawi, pencak silat, hingga marching band turut menghidupkan suasana. Peserta tampil dengan kostum dan atribut khas daerah, menonjolkan kreativitas sekaligus kekayaan budaya tanah air.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan bahwa penyelenggaraan ini menjadi ruang ekspresi bagi pelajar dan pelaku seni.

“Ini tahun pertama pelaksanaan Student Carnaval dan alhamdulillah sangat meriah,” ujarnya. 

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari PGRI dan Hari Guru, sehingga semangat pelajar tampak semakin kuat.

 

Deden menilai keterlibatan sekolah dan sanggar menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap seni tradisi.

“Harapan kami, anak-anak punya kecintaan, minat, dan merasa punya kewajiban untuk melestarikan budaya,” katanya.

 

Selain parade budaya, Student Carnaval juga menggandeng UMKM. Menurut Deden, keikutsertaan UMKM memberikan ruang pemasaran bagi pelaku usaha lokal sekaligus menambah daya tarik acara.

 

“Bukan hanya pelajar, pelaku UMKM juga mendapat kesempatan. Ini jadi manfaat tambahan bagi semua,” ungkapnya.

 

Tahun pertama pelaksanaan ini diikuti 26 rombongan karnaval dan 25 peserta pentas seni. Variasi penampilan, mulai dari sekolah hingga sanggar, menurut Deden menjadi bukti bahwa pelaku seni di Tangsel aktif dan terus tumbuh.

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Tangsel, Yana Rodiana, menjelaskan bahwa karnaval budaya dibagi menjadi kategori sekolah dan kategori sanggar, masing-masing dengan penilaian juara 1–3 serta juara harapan.

 

“Kami juga memberikan uang pembinaan untuk juara 1 sampai 3 di setiap kategori,” jelasnya.

 

Untuk pentas seni, kategori sekolah dan sanggar digabung. Penjurian melibatkan unsur penggiat seni, lembaga nasional, hingga perwakilan instansi kebudayaan.

“Lalu juga ada juara favorit, yang akan ditentukan langsung oleh para juri, dengan penilaian mulai dari kostum hingga kreativitas peserta,” ujar Yana.

Ia juga mengungkapkan bahwa Student Carnaval membuka peluang kolaborasi lintas daerah di bidang kebudayaan.

“Kami sudah berdiskusi dengan Dinas Kebudayaan DKI. Ke depan ada rencana kerja sama untuk mengangkat budaya daerah sekitar,” katanya.

 

Antusiasme tinggi pada penyelenggaraan perdana ini membuat Student Carnaval diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan memperkuat identitas budaya di Kota Tangerang Selatan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit