Gas Berlin RW 09 Bakti Jaya Jadi Percontohan, Pilar Dorong Bank Sampah Hidup di Setiap RW
SETU – Geliat pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus tumbuh di Kota Tangerang Selatan. Salah satunya terlihat dari aktivitas Bank Sampah Gas Berlin RW 09, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, yang dinilai berhasil menjadi contoh bank sampah ideal.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat meninjau langsung Bank Sampah Gas Berlin yang berlokasi di Perumahan Griya Asri Serpong, Jumat (9/1).
“Jadi hari ini saya meninjau salah satu bank sampah yang ada di lingkungan RW 09 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu. Ini salah satu bank sampah yang dinilai sukses oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan sudah mendapatkan beberapa penghargaan sebagai bank sampah yang ideal, sekaligus Kelompok Pertanian Terpadu (KPT) di masyarakat,” ujar Pilar.
Menurut Pilar, keberhasilan Gas Berlin terlihat dari sistem pemilahan sampah yang sudah berjalan di tingkat RW. Sampah organik dan anorganik dipisahkan sejak dari rumah warga, sehingga residu yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan.
“Saya lihat pemilahan sampah di tingkat RW ini sudah dilakukan. Harapannya ke depan produktivitas bank sampah ini bisa terus meningkat, partisipasi warga makin banyak, dan sebelum sampah keluar dari RW sudah benar-benar terpilah,” katanya.
Pilar menambahkan, keberhasilan bank sampah juga menjadi salah satu indikator kinerja kecamatan dan kelurahan. Ia menargetkan minimal satu RW memiliki satu bank sampah.
“Di Bakti Jaya ini dari 10 RW sudah ada tujuh bank sampah, bahkan ada satu RW yang memiliki dua bank sampah. Ini lebih bagus lagi. Artinya semangat partisipasi warganya tinggi,” ucapnya.
Pemerintah Kota Tangsel, lanjut Pilar, akan terus mendorong penguatan bank sampah melalui berbagai instrumen, baik APBD, swadaya masyarakat, hingga donasi.
“Kita manfaatkan semua instrumen yang ada supaya bank sampah dan TPS3R di setiap wilayah Tangsel ini bisa hidup. Minimal satu RW satu bank sampah,” tegasnya.
Menariknya, Bank Sampah Gas Berlin juga telah menerapkan sistem pendataan digital. Pilar menyebut inovasi tersebut mampu meningkatkan semangat warga karena hasil tabungan sampah bisa dipantau secara langsung.
“Warga bisa tahu saldonya sudah berapa. Ini membuat orang jadi semangat. Ke depan, ini bisa disebarluaskan supaya bank sampah lain juga menerapkan digitalisasi, sehingga data pengolahan sampah benar-benar akurat,” jelas Pilar.
Saat ditanya mengenai target reduksi sampah, Pilar berharap bank sampah mampu menekan sampah hingga 30 persen di tingkat RW.
“Saya harap 30 persen sampah bisa tereduksi di tingkat RW. Organik diolah jadi kompos, anorganik yang bernilai jual dimanfaatkan, dan residunya baru dibuang ke TPA,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Bakti Jaya, Fiqri Yanuardi Putra, menyebut saat ini hampir seluruh RW di wilayahnya telah memiliki bank sampah.
“Alhamdulillah, dari 10 RW sudah ada delapan bank sampah. Bahkan ada satu RW yang memiliki dua bank sampah. Jadi total tujuh RW sudah memiliki bank sampah,” ujarnya.
Ia menilai Gas Berlin layak menjadi role model karena tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Target kami satu RW satu bank sampah. Kurang lebih tinggal tiga RW lagi. Edukasinya kita tekankan bahwa sampah itu pundi-pundi uang. Daripada dibuang, lebih baik disetorkan ke bank sampah dan menghasilkan,” katanya.
Ketua RW 09 Kelurahan Bakti Jaya, Maulana Putra, menjelaskan Bank Sampah Gas Berlin telah berdiri sejak sekitar tiga tahun lalu dan mulai aktif dalam beberapa tahun terakhir.
“Pengelolaan sampah di RW 09 ini meliputi sampah organik dan anorganik. Sampah organik dikelola menjadi kompos, sementara sampah anorganik ditimbang setiap bulan dan dijual ke pengelola sampah,” jelas Maulana.
Dalam sebulan, bank sampah tersebut mampu mengumpulkan sekitar 600 hingga 700 kilogram sampah anorganik.
“Kalau target Pak Wakil Wali Kota 30 persen, saat ini kami masih di kisaran 10 sampai 20 persen. Mudah-mudahan ke depan bisa terus meningkat dan mendukung target pemerintah,” pungkasnya.
Politik | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 jam yang lalu
TangselCity | 13 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


