Tanah Galian Proyek Sebabkan Jalan Ciater Raya Penuh Tanah Merah, Satpol PP Ambil Tindakan
CIPUTAT - Jalan Ciater Raya, tepatnya dekat Bundaran Maruga dipenuhi tanah merah. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ektra hati-hati, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua.
Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya suatu proyek pembangunan yang diduga tengah melakukan pengurukan tanah.
Pantauan di lokasi, tanah merah tersebut diduga melebar ke jalan akibat terbawa kendaraan yang lalu lalang ke dalam proyek.
Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan pengendara roda dua. Terlebih saat hujan mengguyur seperti yang terjadi pada Rabu (21/1) sejak pagi tadi.
Akibat menyatu dengan air hujan, tanah merah tersebut meluas dan membuat ruas jalan berubah warna. Terutama ruas jalan yang berdekatan dengan gerbang keluar masuk kendaraan proyek.
Terlihat pula, sejumlah truk-truk pengangkut tanah mengantre di sekitar gerbang.
Menanggapi laporan tersebut, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Ahmad Dohiri atau yang akrab disapa Adam menyatakan, akan segera mengambil tindakan.
"Saya sudah perintahkan untuk cek lokasi, kalau enggak panggil atau peringatkan yang punya lokasi untuk segera merapihkan, saya bilang gitu," kata Adam saat dihubungi awak media.
Menurut Adam, kondisi tersebut bisa saja membahayakan para pengguna jalan.
"Pokoknya ada masukan dari masyarakatnya nih. Betul (berbahaya). Saya segera sampaikan untuk segera ada tindakan," tegasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


