TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bikin Banjir Kelapa Gading dan Cilincing, Kali Cakung Lama Segera Dinormalisasi

Reporter & Editor : AY
Jumat, 23 Januari 2026 | 10:40 WIB
Sungai Cakung Lama. Foto : Ist
Sungai Cakung Lama. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama yang dinilai menjadi hambatan utama atau bottleneck penyebab banjir di Jakarta Utara, khususnya Kelapa Gading hingga Cilincing. 

 

“Seperti kita ketahui bersama, saya melihat, mengecek secara langsung, memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau Kali Cakung Lama Segmen Sungai Begog, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026). 

Pramono menjelaskan, kondisi bottleneck di Kali Cakung Lama berdampak langsung pada meluapnya air ke sejumlah kawasan permukiman. 

 

“Dan ini menyebabkan beberapa daerah kemudian banjir di antaranya adalah Kelapa Gading, Sukapura, dan Cilincing, Pegangsaan Dua, dan sebagainya," katanya. 

 

Menurutnya, Kali Cakung Lama merupakan titik krusial sebelum aliran air bermuara ke laut. Oleh karena itu, normalisasi sungai menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk mencegah banjir yang terus berulang di kawasan Jakarta Utara.

 

“Maka tadi saya sudah meminta kepada Bu Ika untuk segera dilakukan normalisasi dan mungkin sampai dengan 2 kilo, Bu? Sekitar 2 kilo," terang Pramono. 

 

Ia juga menjelaskan, selama ini normalisasi belum dapat dilakukan karena masih terdapat keberatan dari sebagian warga. 

 

“Dan ini menjadi program prioritas karena selama ini, saya tadi sudah tanya secara langsung kepada penduduk, dulu kenapa tidak dilakukan karena memang sebagian pasti masih keberatan," terangnya. 

 

Dalam dua minggu terakhir, banjir kembali terjadi di kawasan tersebut, sehingga mayoritas warga kini bersedia dilakukan normalisasi. Penyempitan sungai disebut menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya aliran air.

 

Karena memang beberapa sungai itu lebarnya tinggal 2 meter. Padahal awalnya di sini ini sekitar 20 meter, 15 sampai 20 meter," katanya.

 

Sebagai tindak lanjut, Gubernur DKI Jakarta telah memberikan persetujuan langsung dan memastikan pembahasan teknis akan dilakukan dalam waktu dekat. 

 

“Tadi saya sudah memberikan persetujuan secara langsung dan langsung minggu depan kita rapatkan untuk kita lakukan normalisasi di sungai ini supaya Kelapa Gading dan sebagainya tidak berdampak seperti sekarang ini," tutup Pramono.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit