TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangsel Bergerak Cepat Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Jaletreng

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi selected
Rabu, 11 Februari 2026 | 10:23 WIB
Foto : Dok. Humas Pemkot Tangsel
Foto : Dok. Humas Pemkot Tangsel

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) langsung bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pencemaran di Sungai Jaletreng yang sempat berubah warna putih pekat usai kebakaran gudang pestisida di kawasan Setu.

 

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot Tangsel menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk memastikan kondisi sungai, memetakan sebaran polutan, serta mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, Tb. Asep Nurdin mengatakan, penanganan dampak lingkungan menjadi prioritas pemerintah daerah demi melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat.

 

“Pemkot Tangsel langsung berkoordinasi lintas perangkat daerah. Tim Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH sudah turun ke lapangan untuk menelusuri sumber pencemaran sekaligus mengambil sampel air Sungai Jaletreng,” ujar Asep, Selasa (10/2/2026).

 

Menurut Asep, petugas tidak hanya melakukan pengecekan visual, tetapi juga memetakan sejauh mana potensi zat kimia menyebar di sepanjang aliran sungai. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar penanganan lanjutan.

 

“Kami perlu data ilmiah yang akurat. Dari situ bisa diketahui kandungan apa saja yang masuk ke sungai, apakah berasal dari sisa pemadaman kebakaran atau material pestisida yang terbakar,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, keselamatan warga di sekitar bantaran sungai menjadi perhatian utama. Pemkot Tangsel pun mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari aktivitas di Sungai Jaletreng.

 

“Kami meminta warga tidak menggunakan air sungai dulu, baik untuk mencuci, memancing, atau aktivitas lain, sampai ada pernyataan resmi bahwa kondisi air sudah aman,” tegas Asep.

 

Pemkot Tangsel juga berkomitmen bersikap terbuka kepada publik terkait perkembangan hasil pemeriksaan kualitas air. Informasi akan diumumkan setelah hasil laboratorium keluar.

 

“Hasil uji akan kami sampaikan secara transparan. Kami ingin masyarakat mendapat kepastian dan rasa aman. Pemantauan akan terus dilakukan sampai kondisi sungai benar-benar normal,” tambahnya.

 

Saat ini, personel DLH masih bersiaga di lokasi untuk mengawasi potensi pergerakan polutan. Sementara itu, aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran ikut mengamankan area bekas kebakaran agar tidak terjadi kebocoran zat kimia lanjutan ke saluran air warga.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit