TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bayi Lahir Selamat di Tengah Banjir Cipondoh, Petugas Kesehatan Siaga 24 Jam

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:56 WIB
Ibu yang tinggal di RW 4 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Foto : Ist
Ibu yang tinggal di RW 4 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Foto : Ist

TANGERANG – Di tengah kepungan banjir yang masih merendam sejumlah titik di Kota Tangerang, secercah kabar menggembirakan datang dari RW 4, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Seorang ibu berhasil melahirkan bayi dengan selamat pada Kamis malam (22/1/2026), di tengah situasi darurat yang belum sepenuhnya pulih.

 

Kabar tersebut dikonfirmasi Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan bersama jajaran Puskesmas Petir. Kondisi bayi dilaporkan sehat, stabil, dan tidak menunjukkan tanda-tanda komplikasi medis.

 

Kepala Puskesmas Petir, dr. Rini, menyampaikan bahwa tim medis langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh usai persalinan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik bayi hingga pemantauan lanjutan untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan.

 

“Alhamdulillah bayi dalam keadaan baik, tanpa penyulit. Produksi ASI ibu juga lancar dan bayi dapat menyusu dengan optimal,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

 

Menurutnya, pemantauan intensif akan terus dilakukan setidaknya selama 24 jam ke depan. Bidan yang membantu persalinan bersama petugas puskesmas tetap bersiaga. Jika situasi mengharuskan, proses evakuasi juga sudah disiapkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

 

Persalinan tersebut ditangani oleh Bidan Desi Sagita di fasilitas layanan kesehatan setempat. Meski genangan air di sekitar wilayah masih cukup tinggi, area klinik dinyatakan aman sehingga proses persalinan dapat berlangsung dengan baik.

 

Di saat yang sama, Pemkot Tangerang juga mengambil langkah pencegahan dengan mengevakuasi seorang ibu hamil lain dari RW 4 Kelurahan Petir ke RS Cengkareng. Evakuasi dilakukan sebagai upaya antisipasi demi keselamatan ibu dan calon bayi, mengingat yang bersangkutan telah memasuki fase persalinan.

 

Pemerintah daerah menegaskan, pemantauan kesehatan warga terdampak banjir terus diperkuat, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, anak-anak, serta lansia.

 

Kelahiran bayi di tengah situasi bencana ini menjadi simbol harapan, sekaligus pengingat bahwa pelayanan kesehatan dasar tetap berjalan meski dalam kondisi darurat. (bnn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit