Lansia Terseret Arus Sungai Ciujung Ditemukan Tewas
LEBAK - Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah seorang lanjut usia (Lansia) Ikna (70) warga Kampung Selapajang Ujung, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, yang hilang saat melintas menggunakan batang pisang di sungai Ciujung, Senin (26/1) lalu.
Korban ditemukan sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP), Rabu (28/1), sekitar pukul 10.50 WIB. Saat korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kasubsi Siaga dan Operasi pada Basarnas Banten, Rizky Dwianto membenarkan, pihaknya bersama tim SAR gabungan sudah menemukan korban yang terseret arus sungai Ciujung di Kabupaten Lebak.
“Ya, sudah kami temukan sekitar pukul 10.50 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada koordinat 6°21'11.60"S 106°14'16.33"E dalam kondisi meninggal dunia,” kata Rizky, Rabu (28/1).
Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. “Sudah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” katanya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. “Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama proses pencarian,” pungkasnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi SAR ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Banten, Polsek Cikulur, Koramil Warunggunung, BPBD Kabupaten Lebak, Tagana, KSB, serta masyarakat setempat.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang lanjut usia (Lansia) Ikna (70) warga Kampung Selapajang Ujung, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, hilang saat melintas menggunakan batang pisang di sungai Ciujung, Senin (26/1), sekitar pukul 17.50 WIB.
Dari Senin malam hingga saat ini, para personel Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan belum dapat menemukan korban tenggelam tersebut.
Kepala Desa (Kades) Cigoong Selatan, Ahmad Supendri membenarkan, ada warganya yang sudah Lansia tenggelam di sungai Ciujung. “Kejadiannya kemarin (Senin), dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan,” kata Ahmad Supendri, Selasa (27/1).
Kades menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban berusaha menyeberangi sungai Ciujung dengan menggunakan batang pisang sebagai alat bantu. Namun nahas, batang pisang tersebut terlepas, sementara korban diketahui tidak bisa berenang, sehingga terseret arus sungai dan tenggelam.
“Korban terseret dan tenggelam di sungai saat melintas menggunakan batang pisang sebagai alat bantu, alat bantunya terlepas hingga terseret arus sungai. Ditambah korban Lansia tidak bisa berenang,” ungkapnya.
Nasional | 3 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Pos Tangerang | 23 jam yang lalu


