Inter Milan dan PSG Gagal Amankan Tiket Langsung 16 Besar, Terpaksa Tempuh Jalur Play-off
PARIS – Inter Milan dan Paris Saint-Germain (PSG) dipastikan belum bisa bernapas lega di Liga Champions 2025/26. Keduanya gagal menembus delapan besar fase liga dan harus melanjutkan perjuangan melalui babak play-off untuk menjaga peluang ke 16 besar.
Kepastian itu diperoleh setelah matchday terakhir fase liga yang digelar Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Meski sama-sama meraih hasil yang tidak buruk, posisi klasemen akhir tidak berpihak pada dua raksasa Eropa tersebut.
Inter Menang, Tapi Tetap Tersingkir dari Delapan Besar
Inter Milan sebenarnya menuntaskan tugasnya dengan baik saat bertandang ke markas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park. Nerazzurri membawa pulang kemenangan 2-0 lewat gol Federico Dimarco dan Andy Diouf di penghujung laga.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Dortmund tampil agresif di babak pertama dan sempat mengancam melalui Serhou Guirassy setelah menerima umpan Julian Ryerson, namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Inter yang sempat kesulitan mengembangkan permainan mulai menunjukkan peningkatan selepas turun minum. Intensitas serangan meningkat dan penguasaan bola lebih terkontrol. Dimarco hampir mencetak gol lebih dulu lewat tendangan voli keras, tetapi bola hanya membentur sisi gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-81. Tendangan bebas yang diperoleh Inter di tepi kotak penalti dieksekusi brilian oleh Dimarco. Sepakan melengkungnya melewati pagar hidup dan tak mampu dijangkau Gregor Kobel.
Gol kedua datang di masa injury time (90+4). Andy Diouf melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang sempat mengenai pemain Dortmund sebelum bersarang di gawang tuan rumah.
Namun, tambahan tiga poin itu belum cukup. Hasil di laga lain membuat Inter hanya finis di posisi ke-10 klasemen akhir fase liga. Sementara Dortmund berada di peringkat ke-17. Kedua tim tetap lolos, tetapi harus melalui fase play-off.
PSG Bernasib Sama Usai Ditahan Newcastle
Situasi serupa dialami PSG. Bermain di kandang sendiri, Parc des Princes, wakil Prancis itu hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Newcastle United.
PSG sebenarnya mengincar kemenangan demi mengamankan posisi delapan besar, namun pertahanan disiplin Newcastle membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan. Hasil seri tersebut membuat PSG menutup fase liga di posisi ke-11 dengan 14 poin, terpaut dua angka dari zona lolos langsung ke 16 besar.
Newcastle sendiri mengoleksi poin yang sama dan berada tepat di bawah PSG. Kedua tim pun harus melanjutkan langkah lewat babak play-off.
Persaingan Fase Gugur Kian Panas
Dengan kegagalan finis di delapan besar, Inter dan PSG kini menghadapi jalur yang lebih panjang dan berisiko. Format baru Liga Champions musim ini membuat persaingan semakin ketat, bahkan bagi klub-klub besar.
Babak play-off akan menjadi penentu nasib mereka. Satu langkah salah bisa langsung mengakhiri perjalanan di kompetisi elite Eropa tersebut.
Nasional | 2 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 22 jam yang lalu


