TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Program MBG Serap 1 Juta Tenaga Kerja, Dorong Efek Ekonomi Berlipat

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 02 Februari 2026 | 13:50 WIB
Presiden Prabowo bersama Bill Gates saat meninjau pelaksanaan MBG di Jakarta. Foto : Ist
Presiden Prabowo bersama Bill Gates saat meninjau pelaksanaan MBG di Jakarta. Foto : Ist

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia. Program unggulan pemerintah tersebut dinilai tidak hanya menjamin pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat.

 

“Saya buktikan kepada Saudara-Saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja hanya dari program Makan Bergizi Gratis,” ujar Presiden saat menyampaikan taklimat pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat–Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

 

Presiden menjelaskan, hingga saat ini Program MBG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat di berbagai daerah. Untuk mendukung pelaksanaannya, pemerintah telah mengoperasikan 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Menurut Prabowo, SPPG tersebut telah memproduksi sekitar 3,7 miliar porsi makanan bergizi. Keberadaan dapur-dapur MBG ini secara langsung menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

 

“Dengan sekitar 22 ribu dapur saja, kita sudah menciptakan lapangan kerja bagi 1 juta orang. Setiap dapur mempekerjakan rata-rata 50 orang yang digaji setiap hari,” jelasnya.

 

Tidak hanya menciptakan lapangan kerja langsung, Prabowo menegaskan Program MBG juga menimbulkan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian nasional. Setiap dapur MBG membutuhkan pasokan bahan baku dari berbagai sektor, mulai dari petani, peternak, nelayan, hingga pelaku usaha kecil di daerah.

 

“Satu dapur membutuhkan 10 sampai 15 pemasok bahan baku. Artinya, efek ekonominya bisa berlipat hingga lima kali,” ujarnya.

 

Ia optimistis jumlah lapangan kerja akan terus bertambah seiring perluasan cakupan program. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat MBG mencapai 82,9 juta orang pada Desember 2026.

 

“Kalau nanti kita mencapai 82 juta penerima manfaat, kita bisa menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja baru,” pungkas Prabowo.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit