Gempa M2,6 Purwakarta Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, gempa tektonik yang mengguncang wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Senin (23/2/2026) pukul 05.59.17 WIB dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 2,6. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.7 LS dan 107.34 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 19 km Barat Daya Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dengan kedalaman 12 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat," jelas BMKG melalui akun Instagram resmi, Senin (23/2/2026).
Dampak Gempa M2,6 Purwakarta
Berdasarkan laporan masyarakat, dampak gempa ini dirasakan di wilayah Cirata (Kabupaten Purwakarta), Cipendeuy (Kabupaten Bandung Barat) dengan skala inensitas I| MMI.
Dalam skala II MMI, getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.
Hingga pukul 06.53 WIB, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Terkait hal tersebut, BMKG mengimbau masyarakat Agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http:// www.bmkg.go.idatau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 4 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




