Bangkit Dramatis, PSIM Tahan Bali United 3-3 di Stadion Sultan Agung
JOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta menunjukkan mental baja saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Tertinggal tiga gol lebih dulu, Laskar Mataram sukses memaksakan hasil imbang 3-3 pada laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Senin (23/2/2026) malam WIB.
Tambahan satu poin membuat PSIM tetap bertengger di posisi ketujuh klasemen dengan 33 angka. Sementara Bali United harus puas berada di peringkat ke-11 dengan koleksi 29 poin.
Tuan rumah langsung tampil agresif sejak menit awal. Peluang pertama hadir pada menit kesembilan lewat sepakan jarak jauh Fahreza Sudin, namun masih mampu diamankan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Sudin kembali mengancam di menit ke-20 melalui sundulan, tetapi lagi-lagi kandas di tangan penjaga gawang lawan.
Setelah lebih banyak ditekan, Bali United mulai keluar menyerang. Pada menit ke-30, peluang emas tercipta saat sepakan Receveur membentur mistar gawang. Empat menit berselang, kebuntuan akhirnya pecah. Thijmen Goppel mencetak gol pembuka lewat tembakan keras dari luar kotak penalti usai menerima umpan Irfan Jaya.
Menjelang turun minum, tim tamu menggandakan keunggulan. Receveur sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan assist Joao Ferrari. Skor 0-2 bertahan hingga jeda.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, Bali United semakin percaya diri. Baru 10 menit berjalan, Irfan Jaya menambah penderitaan tuan rumah lewat sontekan terukur yang membuat skor berubah menjadi 0-3.
Namun PSIM tak menyerah begitu saja. Pada menit ke-65, Savio Sheva membangkitkan harapan publik tuan rumah melalui gol indah dari luar kotak penalti.
Momentum pertandingan berubah drastis di menit ke-72. Bali United harus bermain dengan 10 orang setelah Joao Ferrari menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Deri Corfe. Keputusan tersebut diambil wasit setelah meninjau tayangan VAR.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh PSIM. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87 setelah Ricky Fajrin melakukan gol bunuh diri saat berusaha mengantisipasi umpan silang.
Drama belum usai. Di masa injury time, Franco Ramos Mingo muncul sebagai penyelamat. Sundulannya yang menyambut umpan silang Nermin Haljeta sukses merobek gawang Bali United dan memastikan skor imbang 3-3 hingga peluit panjang berbunyi.
Comeback sensasional ini menjadi bukti daya juang tinggi PSIM di hadapan pendukungnya sendiri.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 21 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




