TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

SBY Isi Kuliah Umum di Lemhannas, Soroti Geopolitik Global dan Arah Kebijakan Nasional

Reporter & Editor : AY
Selasa, 24 Februari 2026 | 10:54 WIB
Mantan Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat mengisi kuliah di Lemhanas. Foto : Ist
Mantan Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat mengisi kuliah di Lemhanas. Foto : Ist

JAKARTA – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan kuliah umum di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) dengan tema geopolitik global dan arah kebijakan nasional di tengah dinamika dunia yang kian kompleks, Senin (23/2/2026).

 

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kurikulum pendidikan kader pimpinan nasional dan digelar tertutup. Kuliah umum diikuti 175 peserta Program Pendidikan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-27 dan Program Pendidikan Penyiapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan ke-69.

 

Ace menyebut SBY menekankan tiga hal utama. Pertama, pentingnya pemahaman geopolitik global karena berdampak langsung pada kondisi dalam negeri. Kedua, peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional sesuai politik luar negeri bebas aktif. SBY juga mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang memegang prinsip “satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit”.

 

Ketiga, penguatan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sebagai jangkar stabilitas kawasan.

Dalam paparannya, SBY juga menyinggung potensi eskalasi konflik global di sejumlah kawasan, seperti Laut Cina Selatan, Semenanjung Korea, konflik Tiongkok–Taiwan, Rusia–Ukraina, hingga Timur Tengah, yang berisiko memicu krisis lebih luas.

 

SBY menilai dunia kini bergerak menuju tatanan multipolar yang melibatkan Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Uni Eropa, dan negara-negara BRICS. Karena itu, Indonesia harus cermat memosisikan diri serta memperkuat kemandirian ekonomi, pangan, energi, kualitas SDM, dan pertahanan nasional guna menjaga daya tangkal di tengah ketidakpastian global.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit