TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ma'ruf Amin Akan Jadi Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta

Reporter & Editor : AY
Jumat, 20 Maret 2026 | 12:58 WIB
Mantan Wapres akan bertindak sebagai Imam di Masjid Fatahillah, Balaikota. Foto : Ist
Mantan Wapres akan bertindak sebagai Imam di Masjid Fatahillah, Balaikota. Foto : Ist

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Fatahillah, Sabtu, 21 Maret 2026. Mantan Wakil Presiden RI ke-13, Ma'ruf Amin, dijadwalkan hadir sekaligus bertindak sebagai khatib.

 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Id di lingkungan Balai Kota akan dipusatkan di Masjid Fatahillah.

“Yang akan menjadi khatib adalah Pak Ma’ruf Amin,” ujar Rano, Jumat (20/3/2026).

 

Rano Karno sendiri akan melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Fatahillah. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dijadwalkan melaksanakan salat Id di Masjid Istiqlal sebelum melanjutkan agenda kunjungan ke Istana Negara.

 

“Pak Gubernur salat Id di Istiqlal, kemudian berkunjung ke Istana. Saya melaksanakan salat di Balai Kota,” jelas Rano.

 

Ia juga menyampaikan ucapan Idulfitri kepada masyarakat. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.

Penetapan 1 Syawal 1447 H

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, usai sidang isbat yang digelar pada Kamis (19/3/2026).

 

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers.

Hasil sidang isbat menunjukkan posisi hilal di Indonesia masih bervariasi, dengan ketinggian antara 0,9 hingga 3,1 derajat dan elongasi sekitar 4,5 hingga 6,1 derajat. Sebagian besar wilayah tercatat memiliki ketinggian hilal di bawah 3 derajat.

 

Kondisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan berdasarkan standar MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

 

“Secara hisab, data hilal hari ini belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS,” jelasnya.

 

Penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah yang melibatkan Kementerian Agama, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit