TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Kecelakaan Lalu Lintas Saat Lebaran 2026 Menurun, Fatalitas Turun Signifikan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 23 Maret 2026 | 21:47 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas arus mudik 2026. Foto : Ist
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas arus mudik 2026. Foto : Ist

JAKARTA — PT Jasa Raharja melaporkan tren positif pada keselamatan transportasi selama periode Siaga Lebaran 2026 yang berlangsung 13–22 Maret. Jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring meningkatnya upaya pengamanan dan kesadaran masyarakat.

 

Data yang dihimpun bersama Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan total 2.119 kejadian kecelakaan, turun sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 2.179 kasus. Jumlah korban juga menurun menjadi 3.597 orang, dari sebelumnya 3.684 orang.

 

Penurunan paling mencolok terjadi pada angka korban meninggal dunia. Tercatat 190 orang meninggal, atau turun hingga 28 persen dari tahun lalu yang mencapai 266 korban. Sementara korban luka-luka tercatat 3.407 orang, relatif stabil dengan penurunan tipis sekitar 0,3 persen.

 

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyebut capaian ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan lintas sektor. Salah satunya adalah penguatan rekayasa lalu lintas oleh Korlantas Polri, termasuk distribusi arus kendaraan yang lebih merata selama masa mudik.

 

Selain itu, kebijakan work from anywhere yang diterapkan pemerintah dinilai turut membantu mengurai kepadatan perjalanan. Kesiapan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalur arteri, serta fasilitas pendukung seperti rest area dan pos pelayanan terpadu juga berperan penting dalam menekan risiko kelelahan pengemudi.

 

Upaya lain yang memberikan dampak positif adalah masifnya kampanye keselamatan transportasi oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bersama para pemangku kepentingan. Kesadaran masyarakat untuk berkendara lebih tertib dan berhati-hati pun dinilai semakin meningkat.

 

Meski demikian, kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Faktor utama penyebabnya adalah kelelahan akibat kurang istirahat serta rendahnya disiplin menjaga jarak aman, yang berisiko tinggi terhadap fatalitas.

 

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah bersama BUMN mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum melalui program mudik gratis. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.

 

Jasa Raharja menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap penurunan angka kecelakaan dan fatalitas menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.

 

Dalam hal penanganan korban, perusahaan juga terus memperkuat layanan melalui program Zero Pending Claim. Hingga 22 Maret 2026, santunan sebesar Rp9,5 miliar telah disalurkan kepada 190 korban atau ahli waris secara cepat dan tepat.

 

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan perjalanan mudik dan arus balik yang aman, nyaman, serta memberikan ketenangan bagi seluruh masyarakat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit