TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Menhub dan Seskab Tinjau Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang, Dipastikan Lancar dan Terkendali

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 25 Maret 2026 | 08:48 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi (kiri) dan Seskab Teddy Indra Wijaya (tengah) saat sidak di Terminal Pulo Gebang. Foto : Ist
Menhub Dudy Purwagandhi (kiri) dan Seskab Teddy Indra Wijaya (tengah) saat sidak di Terminal Pulo Gebang. Foto : Ist

JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026) dini hari. Peninjauan dilakukan untuk memastikan arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Seskab Teddy mengungkapkan, dirinya telah berada di lokasi sejak dini hari untuk memantau aktivitas penumpang dan pergerakan bus yang terus berdatangan dari berbagai daerah menuju Jakarta.

 

“Sejak sekitar pukul 02.00 WIB kami sudah berada di sini untuk memastikan langsung kondisi arus balik,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Teddy juga berinteraksi dengan para penumpang guna memastikan kelancaran perjalanan serta kenyamanan selama arus balik berlangsung.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, arus balik terpantau berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sejumlah hambatan kecil seperti kemacetan di rest area maupun insiden ringan dinilai masih dalam batas wajar dan dapat ditangani dengan baik oleh petugas di lapangan.

 

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan dan keterangan penumpang, perjalanan relatif lancar tanpa hambatan signifikan,” kata Teddy.

 

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kepolisian yang dinilai berhasil menjaga kelancaran arus balik, khususnya pada puncak pergerakan 24–25 Maret.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa puncak arus balik angkutan darat diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret dan akan kembali meningkat pada 28–29 Maret.

 

Menurutnya, gelombang pertama dipicu oleh masyarakat yang kembali bekerja usai libur Lebaran, sedangkan gelombang berikutnya berasal dari masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA).

Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way nasional.

 

“Kebijakan one way nasional akan diberlakukan kembali apabila terjadi peningkatan kepadatan signifikan di jalur utama,” ujar Dudy.

 

Ia menambahkan, penyebaran arus balik tahun ini cenderung lebih merata seiring adanya kebijakan WFA, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada satu waktu tertentu. Hal ini terlihat dari kondisi lalu lintas di jalan tol yang relatif terkendali.

 

Selain itu, pemerintah juga mewaspadai titik-titik rawan seperti rest area dengan menerapkan sistem buka-tutup serta pembatasan operasional kendaraan berat sumbu tiga.

 

“Harapannya, arus balik dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa sampai di tujuan dengan selamat,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit