Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Kaji Opsi WFH untuk ASN
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah penghematan di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Rencana ini disampaikan dalam sidang kabinet, menyusul kekhawatiran dampak konflik terhadap kenaikan harga minyak dunia yang dapat membebani anggaran negara. Pemerintah menilai pengurangan mobilitas melalui WFH dapat menekan konsumsi bahan bakar dan meningkatkan efisiensi.
Pengamat kebijakan publik menilai langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi yang wajar dalam menghadapi ketidakpastian global, terutama bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.
Namun, anggota DPR Mardani Ali Sera menilai kebijakan WFH saja tidak cukup. Ia mendorong Pemerintah melakukan penghematan lebih luas, terutama pada anggaran yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, efisiensi anggaran secara menyeluruh, baik di kementerian maupun pemerintah daerah, perlu dilakukan agar penghematan benar-benar signifikan dan tepat sasaran.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu












