Coba Selamatkan Anak, Wisatawan Asal Serang Tewas Terseret Arus Sungai di Wisata Curug Goong
PANDEGLANG - Objek wisata alam Curug Goong yang berlokasi di Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Rabu (25/3/2026) siang memakan korban jiwa. Fery (34), wisatawan asal Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dilaporkan tenggelam saat mencoba menyelamatnya anaknya yang terpeleset.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto kepada wartawan membenarkan peristiwa drowning accident atau kecelakaan tenggelam yang dialami wisatawan asal Serang di objek wisata Curug Goong siang tadi. “Betul, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten telah menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 14.35 WIB dari Balawista Carita,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban bersama rekannya tengah berenang di area Curug Goong. Namun, korban diduga terseret arus dan tenggelam di area Curug Goong. “Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Pandeglang menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.
“Tim yang diterjunkan dibekali rescue car serta membawa peralatan SAR air. Adapun kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dan operasi pencarian masih terus berlangsung,” sambungnya.
Pihaknya akan semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban Fery. “Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyatakan akan terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban, serta akan terus berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan,” pungkasnya.
Melalui sambungan telepon, Kapolsek Mandalawangi, AKP Darwin menjelaskan, korban sudah ditemukan beberapa jam kemudian oleh tim gabungan dengan kondisi meninggal dunia.
“Kronologisnya yaitu ketika korban melihat anaknya terpeleset di area curug dan korban mencoba menyelamatkan anaknya. Kondisi anak korban selamat, namun nahas korban terbawa arus hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia,” kata AKP Darwin.
Saat ini, korban dibawa ke Puskesmas Mandawalangi untuk selanjutnya dibawa bersama keluarga korban ke kampung halaman di Serang. “Untuk sementara area curug ditutup sementara dan untuk kolam tidak. Untuk dibuka kembali (police line, red) itu kewenangannya Sat Reskrim Polres Pandeglang,” pungkasnya.(*)
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu












