TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kongres PSSI Tangsel Tekankan Pembinaan Bibit Muda dan Prestasi Sepak Bola

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 07 Mei 2026 | 17:07 WIB
Kongres Biasa PSSI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar di Puspemkot Tangsel, Kamis (7/5). (tangselpos.id/rmn)
Kongres Biasa PSSI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar di Puspemkot Tangsel, Kamis (7/5). (tangselpos.id/rmn)

CIPUTAT — Kongres Biasa PSSI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar di Puspemkot Tangsel, Kamis (7/5), menitikberatkan pada penguatan pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi sepak bola di Kota Tangsel.

 

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan pembinaan sepak bola usia dini harus menjadi fokus utama agar Tangsel mampu melahirkan pemain-pemain potensial di masa mendatang.

 

“Kongres PSSI Kota Tangerang Selatan hari ini alhamdulillah berjalan lancar. Saya menitipkan kepada Ketua PSSI Tangsel agar organisasi semakin solid dan pembinaan usia dini semakin fokus,” ujar Pilar yang juga aktif di dunia olahraga sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten.

 

Pilar menitipkan pesan kepada PSSI Tangsel, untuk mencari bibit-bibit berprestasi. Salah satunya melalui sejumlah jadwal kompetisi usia muda yang dihelat tahun ini, seperti Piala Presiden U10 dan U12, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), hingga ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang bakal dihelat di wilayah termuda se-Banten ini. 

 

“Seperti Saya minta dipersiapkan dengan baik karena kompetisinya berlangsung mulai bulan ini sampai Juni nanti. Pembinaan harus nyata dan hasilnya terasa untuk menghasilkan pemain-pemain muda potensial,” katanya.

 

Selain itu, Pilar menambahkan, peningkatan kualitas Sekolah Sepak Bola (SSB) juga terus dilakukan melalui berbagai program, salah satunya pelatihan lisensi pelatih.

 

“Kita sudah fasilitasi pelatihan lisensi D bagi pelatih SSB. Jadi banyak program yang memang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sepak bola usia dini di Tangsel,” jelasnya.

 

 

Ia berharap dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Tangsel dapat melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

 

“Harus bisa lahir pemain yang lebih hebat lagi. Regenerasi sepak bola Tangsel harus terus berjalan,” ungkap Pilar.

 

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha, mengatakan jumlah anggota PSSI Tangsel kini meningkat cukup signifikan.

 

“Sebelumnya anggota sekitar 24, sekarang bertambah menjadi 58 anggota. Sebagian besar berasal dari Sekolah Sepak Bola di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

 

Menurut Erlangga, bertambahnya anggota menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan kompetisi sepak bola di Tangsel.

 

Ia menjelaskan, PSSI Tangsel saat ini tengah menyiapkan sejumlah agenda kompetisi mulai dari Piala Presiden U-10 dan U-12, Popda hingga kompetisi kelompok usia lainnya.

 

“Final U-10 dan U-12 tingkat kota direncanakan berlangsung pada 24 Mei mendatang. Jadwal kompetisi juga sudah kami sesuaikan supaya pembinaan atlet berjalan berkesinambungan,” jelasnya.

 

Selain sepak bola putra, PSSI Tangsel juga mulai serius mempersiapkan pengembangan sepak bola putri. Erlangga berharap cabang sepak bola putri dapat dipertandingkan pada Porprov Banten 2026.

 

“Kami melihat perkembangan sepak bola putri cukup baik dan kompetisinya semakin banyak. Mudah-mudahan tahun ini bisa dipertandingkan,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit