TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Pemerintah Tegaskan Pembelian Pertalite dan Pertamax Masih Normal, Belum Ada Pembatasan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 31 Maret 2026 | 17:02 WIB
Pengisian BBM. Foto : Ist
Pengisian BBM. Foto : Ist

JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi akhirnya angkat bicara terkait kabar yang beredar mengenai rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi.

 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, memastikan bahwa hingga saat ini pembelian BBM seperti Pertalite (RON 90) dan Pertamax (RON 92) masih berjalan normal tanpa pembatasan apa pun.

 

“Hingga saat ini pembelian BBM tetap normal, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi. Tidak ada pembatasan maupun penyesuaian mekanisme,” ujar Wahyudi di Kantor Pusat BPH Migas, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

 

Ia menegaskan, keputusan terkait kebijakan penyaluran BBM kepada masyarakat sepenuhnya berada di tangan pemerintah. BPH Migas, kata dia, hanya bertugas sebagai pelaksana yang akan mengikuti arahan resmi.

 

“Untuk kebijakan penyesuaian pembelian BBM, itu sepenuhnya menjadi keputusan pemerintah. Kami menunggu instruksi resmi,” jelasnya.

 

Terkait beredarnya dokumen yang disebut sebagai Surat Keputusan (SK) pembatasan BBM subsidi yang dikabarkan mulai berlaku 1 April 2026, Wahyudi menegaskan bahwa dokumen tersebut belum resmi.

 

“Di website resmi kami maupun secara institusi, dokumen tersebut belum ada. Jadi, kami minta masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah,” katanya.

 

Ia juga menambahkan, setiap kebijakan resmi yang dikeluarkan pemerintah akan disampaikan secara terbuka dan terkoordinasi kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait.

 

“Kalau memang itu sudah resmi, pasti akan didistribusikan ke berbagai pihak. Jika belum, berarti belum menjadi kebijakan yang berlaku,” pungkasnya.

 

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti pengumuman resmi dari pihak berwenang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit