TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Pembangunan Jalan Huntara Di Lebakgedong Mandek

Warga Ancam Bakal Unjuk Rasa

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 06 April 2026 | 09:15 WIB
Pembangunan pengerasan jalan akses menuju Huntara, di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, hingga kini terlihat belum selesai.
Pembangunan pengerasan jalan akses menuju Huntara, di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, hingga kini terlihat belum selesai.

LEBAK - Hingga saat ini pembangunan pengerasan jalan Hunian Sementara (Huntara) di wilayah Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, masih mandek atau belum terselesaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

 

Kondisi itu dikeluhkan warga, hingga warga Lebakgedong tengah mengancam bakal melakukan aksi unjuk rasa jika tidak ada kepastian pelaksanaan pembangunannya.

 

Salah seorang warga Lebakgedong, Zaenudin, mengungkapkan bahwa hingga kini pengerasan jalan menuju Huntara belum selesai dikerjakan oleh Pemprov Banten. Padahal katanya, penangan Huntara warga Lebakgedong telah dibagi berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya.

 

Lanjutnya menjelaskan, pengerasan jalan ditangani oleh Pemprov Banten. Kemudian pematangan lahan ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Sementara untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dilakukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP). 

 

“Hari ini masih mandek. Padahal itu janji Pak Gubernur, akses jalan akan dibangun sampai ke perbatasan Huntap Bogor. Dan jalan ini untuk membawa bahan material bangunan menuju Huntara,” ungkap Zaenudin kepada awak media, Minggu (5/4).

 

“Kalau tidak selesai, maka ini akan menghambat proses pembangunan Huntap, karena Kementrian PKP minta akses jalan ini selesai. Tambah lagi, kendaraan besar tidak mungkin bisa melewati jalan Bogor,” sambungnya. 

 

Kata Zaenudin, pengerasan jalan menuju Huntara baru dipasang batu sepanjang 200 meter, dari total 400 meter. “Dipasang batu, cuma itu pun belum selesai dan belum sampai ke perbatasan, baru sampe tanjakan. Terus masih belum merata,” jelasnya.

 

Zaenudin menegaskan, jika pengerasan jalan menuju Huntara tidak segera diselesaikan dan tidak ada kepastian, warga akan menggelar aksi demonstrasi. 

 

“Jika sampai akhir bulan April belum ada kepastian mengenai kapan akan diselesaikan pengerasan jalan, maka kami dan masyarakat akan melaksanakan aksi serupa yang pernah dilakukan di pendopo Bupati Lebak,” ancamnya.

 

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta mengungkapkan, hasil rapat bersama Kementerian PKP terkait penanganan Huntap warga Kecamatan Lebakgedong, bahwa sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 59 miliar.

 

Kendati demikian ada beberapa prasyarat yang harus segera diselesaikan sebelum dibangun Huntap, yakni akses jalan, pematangan lahan, penelitian dari Badan Geologi dan lainya. 

 

“Kemarin anggaranya Rp 59 miliar, tapi kalau masih kurang dimungkinkan bisa ditambah. Dengan catatan tadi, prasyaratnya selesai. Kan berdasarkan tanggung jawab awal itu, Pemprov Banten akses jalan, Pemkab pematangan lahan, dan Kementrian PKP Huntap,” jelasnya. 

 

Sukanta mengatakan, progres pematangan lahan sekarang ini masih berlangsung. “Pematangan lahan masih progres pengerjaan penyempurnaan. Iya tahun ini ditargetkan pembangunan Huntap,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit