Pemkot Tangerang Matangkan Rencana Pengembangan Kawasan
TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Forum tersebut dibuka Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, di Aula Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang pada Selasa (7/4).
Dalam forum perencanaan tahunan itu, Pemkot Tangerang menegaskan fokus pembangunan ke depan dengan menguatkan konsep aerotropolis, seiring posisi strategis Kota Tangerang yang menjadi penyangga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Ia mengatakan, Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan potensi kawasan sekitar Bandara Soetta serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui forum itu, kita memantapkan konsep aerotropolis. Kami mengapresiasi seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah memberikan saran serta masukan konstruktif demi kemajuan Kota Tangerang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, M. Risal Wassal, sebagai pembicara kunci. Di mana memaparkan pentingnya pengembangan kota berbasis integrasi transportasi dan konektivitas multimoda.
Menurut Risal, visi Kota Tangerang untuk berkembang sebagai kota aerotropolis dinilai realistis karena didukung posisi geografis dan kesiapan sumber daya manusia. “Kota Tangerang sudah memiliki arah yang jelas menuju kota aerotropolis. Potensinya besar dan sedang dipersiapkan dengan baik. Kementerian Perhubungan siap mendukung selama arah pembangunannya dirancang secara matang,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah serta partisipasi masyarakat, Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang komprehensif, adaptif dan responsif terhadap tantangan global.
Pada kesempatan itu, Pemkot Tangerang pun memberikan penghargaan kepada perangkat daerah dengan kualitas Rencana Kerja (Renja) terbaik 2026.
Apresiasi diberikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kecamatan Ciledug, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Piagam ini diharapkan dapat mendorong kompetisi sehat antar perangkat daerah dalam menyusun program inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


