TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Temui Dimyati, Mantan Perdana Menteri Malaysia Jajaki Peluang Investasi di Banten

Dimyati Jamin Keamanan dan Kondusifitas

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Rabu, 08 April 2026 | 19:14 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Sri Ismail Sabri Yaakob didampingi Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, saat menyampaikan keterangan pers, Rabu (8/4/2026).(Ari Supriadi-tangselpos.id)
Mantan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Sri Ismail Sabri Yaakob didampingi Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, saat menyampaikan keterangan pers, Rabu (8/4/2026).(Ari Supriadi-tangselpos.id)

SERANG - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Sri Ismail Sabri Yaakob bersama beberapa pengusaha asal Negeri Jiran, Rabu (8/4/2026) siang bersua dengan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, di Kantor Wakil Gubernur, di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang. Kedatangan Perdana Menteri Malaysia ke-9 ke Provinsi Banten ini dalam rangka melihat peluang investasi di berbagai sektor yang bisa dikerjasamakan, salah satunya pendidikan.

 

“Kita ke Banten ini untuk melihat peluang investasi di dalam berbagai bidang, terutama pendidikan. Kerja sama antara Malaysia dengan Banten, oleh karena itu banyak sekali yang dibincangkan ini masih awal, nanti menyusul kembali detail peluang-peluangnya,” ungkap Ismail Sabri, didampingi rombongan pengusaha Wagub Dimyati dan pejabat Pemprov Banten.

 

Menurutnya, peluang investasi di Provinsi Banten masih sangat terbuka di berbagai bidang. Terkait dengan waktu pelaksanaan investasi, Ismail menjelaskan, ini baru tahap awal atau penjajakan yang belum ke tahap teknis. “Kite ini sudah kali kedua ke Banten, peluang-peluang itu banyak, seperti kecantikan pantai, jadi berbagai bidanglah. Dari pada Bapak Wakil Gubernur, pendidikan itu mungkin bisa dimaklumkan ada berapa luas tanah yang bisa disediakan,” terang pria kelahiran 18 Januari 1960 ini.

 

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menyambut baik rencana investasi yang disampaikan Mantan Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob beserta rombongan pengusaha. Dikatakannya, dalam pertemuan singkat di ruang kerjanya dibahas banyak hal, terutama soal peluang investasi pengusaha Malaysia di Banten. “Saya sangat berterima kasih. Ini kan berbicara tentang kemungkinan investasi antara Malaysia dengan Indonesia, B2B atau G2G (Business to Business dan Government to Government, red) yang membangun sister city,” ujarnya.

 

Kata dia, antar kedua negara ini tentunya memiliki kesamaan dalam pemerintahan daerah. Jika di Malaysia terdapat distrik dan provinsi, maka di Indonesia pun secara umum sama dan hal itu bisa dikerjasamakan. “Bagaimana pun nanti di sana kan distrik, di sini ada distrik, di sana ada provinsi di sini ada provinsi bisa kerja sama dengan Datuk Sri ini juga kan adalah tokoh besar Malaysia. Dengan kedatangan ke Provinsi Banten ini saya senang,” kata Dimyati.

 

Dikatakan Dimyati, dalam pertemuan singkat yang juga dihadiri jajarannya disampaikan peluang-peluang investasi yang bisa dikerjasamakan baik secara B2B maupun G2G dengan Malaysia. Menurutnya, sangat cocok jika dilakukan kerja sama antara Indonesia dengan Malaysia, karena memiliki banyak kesamaan seperti bahasa, budaya dan bahkan serumpun sebagai Bangsa Melayu.

 

“Jika memberikan informasi peluang investasi dan kemudahan perizinan investasi. Selain itu dipastikan aman, kondusif. Biasanya kan pikir-pikir orang negara luar itu kan gak aman di Banten, saya jamin investasi di Banten aman. Saya sampaikan investasi terbesar di Banten ini perusahaan dari Malaysia,” tukas mantan anggota DPR RI ini.

 

Dikatakan Dimyati, investasi yang selama ini sudah masuk ke Provinsi Banten terutama saat Ismail Sabri Yaakob menjabat Perdana Menteri Malaysia bisa terus dikembangkan. Investasi itu tidak hanya pada bidang kimia, industri, energi dan pariwisata tetapi juga pendidikan.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit