TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

WNA Mengamuk Sambil Bawa Sajam di Shelter Kucing, Polisi Bertindak Cepat

Reporter & Editor : AY
Jumat, 10 April 2026 | 19:19 WIB
WNA yang ngamuk berhasil diamankan oleh aparat. Foto : Ist
WNA yang ngamuk berhasil diamankan oleh aparat. Foto : Ist

CIPUTAT – Insiden menegangkan terjadi di sebuah shelter kucing di kawasan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Seorang warga negara asing (WNA) diamankan aparat kepolisian setelah kedapatan membawa senjata tajam dan bersikap agresif di lokasi tersebut.

 

Peristiwa itu terjadi saat pria asal Inggris tersebut mendatangi shelter Gizmo Rescue dengan maksud menyerahkan seekor kucing. Namun, situasi berubah ketika pihak pengelola mencoba menjelaskan prosedur dan aturan penyerahan hewan.

 

Pemilik shelter, Hesti, mengungkapkan bahwa pria tersebut tampak kebingungan dan berbicara tidak jelas sejak awal kedatangannya. Bahkan, ia diketahui telah datang dua hari berturut-turut dengan kondisi serupa.

“Dari awal sudah terlihat tidak fokus saat diajak komunikasi. Kami sudah mencoba menjelaskan prosedur, tetapi responsnya tidak nyambung,” ujar Hesti, Jumat (10/4/2026).

 

Ketegangan meningkat saat terjadi perdebatan singkat. Hesti kemudian menyadari bahwa pria tersebut membawa benda tajam yang diduga menyerupai bayonet. Merasa situasi berbahaya, ia segera menghubungi pihak kepolisian.

 

Petugas dari Polsek Ciputat Timur yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan pria tersebut tanpa insiden lebih lanjut.

Hesti pun mengapresiasi kesigapan aparat dalam menangani situasi yang berpotensi membahayakan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas respons cepat dari pihak kepolisian,” katanya.

 

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga pria tersebut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, yang bersangkutan diduga memiliki gangguan mental.

 

Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Polres Tangerang Selatan untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi juga menggandeng pihak imigrasi guna menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan deportasi.

“Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Satintelkam Polres Tangsel yang berkoordinasi dengan Imigrasi Tangerang,” jelas Bambang

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit