TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Benyamin Harap Fasilitas Yang Kurang Segera Ditambah

Tinjau Gedung Baru Bapenda & Disdukcapil

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 21 April 2026 | 07:10 WIB
GEDUNG. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat meninjau layanan di gedung baru Bapenda-Disdukcapil di Cilenggang, Senin (20/4).
GEDUNG. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat meninjau layanan di gedung baru Bapenda-Disdukcapil di Cilenggang, Senin (20/4).

SERPONG-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie meninjau langsung wajah baru gedung pelayanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di kawasan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Senin (20/4).

 

Peninjauan dilakukan usai Apel Hari Kesadaran Nasional bersama jajaran pejabat Pemkot Tangsel dan perwakilan Bank Indonesia Banten. Dalam kesempatan itu, Benyamin berkeliling melihat satu per satu unit pelayanan di kedua organisasi perangkat daerah (OPD) itu sekaligus memastikan berbagai inovasi layanan berjalan optimal.

 

“Gedung ini kita bangun tahun lalu, interiornya selesai tahun ini dan sudah mulai difungsikan. Kita harapkan inovasi pelayanan publik di sini terus dikembangkan,” ujar Benyamin.

 

 Ia menjelaskan, konsep pelayanan di gedung baru Bapenda mengadopsi sistem perbankan yang lebih modern dan efisien. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penggunaan teknologi QRIS Tap untuk pembayaran pajak daerah.

 

“Pembayaran cukup menggunakan handphone, tinggal tap saja. Ini inovasi dari Bank Indonesia dan informasinya baru pertama diterapkan di pemerintah daerah,” katanya.

 

Selain meninjau fasilitas, Benyamin juga menyempatkan diri menyapa warga yang tengah mengantre layanan di Disdukcapil. Ia melihat langsung proses pengurusan berbagai dokumen, seperti akta kelahiran, akta kematian, hingga layanan KTP.

 

Menurutnya, pelayanan di Disdukcapil kini mengusung konsep “3O”, yakni online, offline, dan ojol (ojek online). Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat mengurus dokumen secara daring dan hanya datang ke lokasi untuk proses akhir seperti pencetakan.

 

“Saya bertemu warga yang mengurus KTP melalui layanan ojol. Jadi datang ke sini tinggal cetak saja. Ini memudahkan masyarakat, tapi tetap harus terus disempurnakan,” ucapnya.

 

Benyamin juga menyoroti sejumlah fasilitas pendukung yang telah disediakan, mulai dari ruang laktasi, area bermain anak, hingga pojok kopi gratis bagi pengunjung. Namun, ia meminta agar fasilitas yang masih kurang, seperti area bermain anak di Disdukcapil, dapat segera ditingkatkan.

 

Gedung pelayanan tersebut memiliki tujuh lantai dan dilengkapi layanan ramah disabilitas dengan petugas khusus. Di bagian belakang, terdapat gedung parkir yang terintegrasi, termasuk fasilitas pelayanan pernikahan non-muslim. Pada hari yang sama, tercatat tiga pasangan dijadwalkan melangsungkan pernikahan di lokasi tersebut.

 

Benyamin berharap kehadiran gedung pelayanan dengan wajah baru ini mampu meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

 

“Kita ingin masyarakat puas dengan pelayanan yang diberikan. Jika masih ada kekurangan, silakan beri masukan untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit