Gelombang I Petugas Haji Tiba di Makkah, Siap Layani Jemaah
MAKKAH - Sebanyak 160 petugas haji Indonesia gelombang pertama telah tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Kamis (23/4/2026) pagi waktu setempat. Kedatangan ini menandai dimulainya kesiapan operasional layanan di Daerah Kerja (Daker) Makkah menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Sebelumnya, para petugas diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/4/2026) pukul 00.40 WIB. Perjalanan berlangsung lancar dan rombongan mendarat sekitar pukul 06.00 waktu Arab Saudi tanpa kendala, baik teknis maupun administratif.
Setibanya di Jeddah, seluruh petugas langsung menuju Makkah untuk menempati pos layanan masing-masing. Mereka akan bertugas memberikan pelayanan, perlindungan, serta pendampingan bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam) Daker Makkah, Letkol Arm Tulus Widodo, menyampaikan bahwa seluruh proses keberangkatan hingga kedatangan berjalan sesuai rencana. Ia menilai kesiapan ini merupakan hasil dari pembekalan intensif yang telah dilakukan sebelumnya.
“Perjalanan dimulai dari asrama haji dengan pembekalan dan pemantapan. Alhamdulillah, semua berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelancaran tersebut menjadi bagian penting dari upaya penguatan sistem layanan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Sementara itu, jemaah haji Indonesia telah lebih dulu tiba secara bertahap di Madinah. Di kota tersebut, jemaah dijadwalkan tinggal selama kurang lebih sembilan hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.
Tulus menegaskan, para petugas yang kini telah berada di Makkah akan segera menjalankan tugas, termasuk menyiapkan layanan lanjutan serta melaksanakan ibadah umrah sebagai bagian dari rangkaian awal kegiatan.
Di sisi lain, ia juga mengimbau jemaah untuk meningkatkan kewaspadaan selama beribadah. Menurutnya, aspek keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara petugas dan jemaah.
“Kami mengingatkan jemaah agar selalu waspada, baik di hotel, saat perjalanan, maupun ketika menjalankan ibadah. Potensi gangguan bisa terjadi kapan saja,” katanya.
Ia menekankan pentingnya menjaga barang pribadi dan tidak lengah dalam situasi apa pun. Kesiapsiagaan individu dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah.
Petugas, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memberikan perlindungan maksimal. Namun, upaya tersebut perlu didukung oleh kesadaran jemaah.
“Jika tidak dibarengi kewaspadaan pribadi, tentu tidak akan optimal. Karena itu, kami berharap jemaah turut aktif menjaga keselamatan diri dan barang masing-masing,” tutupnya.
Dengan tibanya petugas di Makkah, diharapkan seluruh layanan bagi jemaah haji Indonesia dapat berjalan optimal, mulai dari kedatangan, pergerakan antar kota, hingga puncak pelaksanaan ibadah haji.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
Pos Banten | 13 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu



