Kepala Sekolah SD Dan SMP Negeri Diminta Tingkatkan Kompetensi
TANGERANG - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan arahan dan motivasi kepada para Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri yang baru terpilih maupun hasil rotasi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang, Senin (4/5).
Dalam sambutannya, Maesyal meminta para kepsek SD dan SMP negeri tersebut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi untuk kemajuan SD dan SMP masing-masing.
“Tingkatkan terus kompetensi dan terobosan guna menaikkan kualitas sekolah dan proses belajar mengajar demi terwujudnya kemajuan pendidikan yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Tangerang,” pintanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses seleksi kepsek dilakukan secara detail dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, kapasitas serta kesiapan mental para calon kepsek. Proses penetapan kepsek pun telah dilakukan secara objektif melalui pembahasan yang mendalam bersama jajaran terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Pengisian kepsek bukan berdasarkan faktor lain, tetapi murni berlandaskan kompetensi. Semua dibahas secara matang, tidak asal tanda tangan. Satu posisi bahkan bisa ada tiga calon yang dikaji secara menyeluruh,” ungkapnya.
Dia pun menyebut para kepsek yang terpilih merupakan sosok pilihan di antara ribuan guru di Kabupaten Tangerang. Dari ribuan guru yang ada, mereka ini dipercaya menjadi pemimpin dan teladan di lingkungan pendidikan.
“Itu adalah amanah besar. Dari ribuan guru, bapak atau ibu tersaring menjadi kepsek, jadi patut disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam arahannya, Maesyal menitipkan beberapa hal penting yang harus segera dilakukan oleh para kepsek di lingkungan masing-masing. Pertama, menjaga kerapian dan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk memastikan tidak ada sampah dan saluran air yang tersumbat.
Kedua, mengoptimalkan program Sanitasi sSkolah (Sanisek) serta memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif dengan menanam berbagai tanaman seperti cabai dan tomat sebagai bentuk inovasi dan edukasi bagi siswa.
Ketiga, melaksanakan perbaikan sarana dan prasarana ringan secara mandiri tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah daerah, dengan memanfaatkan dana yang tersedia.
“Jangan menunggu, sepanjang bisa dilakukan oleh kepsek, segera lakukan. Sekolah yang bersih, rapi, aman dan nyaman akan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” pesannya.
Dirinya juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Disdik dalam proses seleksi tersebut serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk masukan dari organisasi profesi seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan organisasi profesi lainnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu






