TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tunggu 5–10 Menit, Bus Shalawat Siap Layani Puluhan Ribu Jemaah

Oleh: M Rusmadi RM
Editor: AY
Rabu, 06 Mei 2026 | 10:13 WIB
Bus Salawat. Foto : Ist
Bus Salawat. Foto : Ist

MAKKAH - Layanan bus shalawat di Terminal Ajyad menjadi tulang punggung mobilitas jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Armada ini memegang peran penting dalam mendukung aktivitas ibadah, khususnya perjalanan dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.


Sebanyak 140 unit bus disiagakan untuk melayani jemaah, terutama yang tinggal di kawasan Misfalah sektor 7, 8, dan 9. Seluruh armada beroperasi penuh guna memastikan kelancaran mobilitas jemaah setiap waktu.


Bus shalawat beroperasi 24 jam dengan sistem shuttle yang terus berputar. Dengan pola ini, jemaah tidak perlu menunggu lama, baik saat berangkat menuju masjid maupun kembali ke pemondokan.


Waktu tunggu rata-rata hanya berkisar antara lima hingga 10 menit. Sistem ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah.


Kepala Pos Terminal Ajyad, Kapten M. Rif’at Sitorus, menjelaskan bahwa saat ini layanan mencakup rute 16, 17, dan 18. Ke depan, rute akan ditambah hingga mencakup jalur 19, 20, dan 21, seiring bertambahnya jumlah jemaah di kawasan tersebut.


Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kekurangan armada di rute tertentu. Jemaah akan diarahkan ke rute alternatif agar tidak perlu menunggu terlalu lama.


Petugas di lapangan turut mengawal pergerakan jemaah hingga kembali ke hotel masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses mobilisasi berlangsung.


Sejak awal operasional, layanan bus shalawat di Terminal Ajyad berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tidak ditemukan kepadatan maupun gangguan yang menghambat pergerakan jemaah.
Di sisi lain, jumlah jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi terus meningkat. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah hingga Selasa (5/5/2026), sebanyak 30.328 jemaah telah tiba di Makkah setelah diberangkatkan secara bertahap dari Madinah.


Proses kedatangan ini akan terus berlangsung seiring masuknya kloter-kloter berikutnya.


Sementara itu, jemaah diimbau untuk membatasi aktivitas di luar hotel pada siang hari. Suhu udara di Arab Saudi yang dapat mencapai 40 derajat Celsius berpotensi memicu kelelahan.


Tim kesehatan juga melaporkan adanya sejumlah kasus kelelahan yang diduga sebagai gejala awal heatstroke, terutama pada jemaah lanjut usia. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas dengan bijak agar tetap dalam kondisi prima hingga puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit