Sachrudin Minta Warga Jangan Terprovokasi Isu Pocong Jadi-jadian
TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengimbau masyarakat Kota Tangerang agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi oleh isu terkait kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan disebut-sebut meresahkan warga di sejumlah wilayah.
Menurut Sachrudin, topik tersebut merupakan bentuk modus yang sengaja dimainkan oleh oknum tidak bertanggung jawab guna menakut-nakuti masyarakat sekaligus memanfaatkan situasi demi kepentingan tertentu.
“Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang dan pocong takut sama lampu,” ujar Sachrudin, Kamis (21/5).
Meski demikian, ia menegaskan, masyarakat tetap harus waspada terhadap berbagai cara kejahatan yang memanfaatkan ketakutan maupun keresahan warga.
“Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari keadaan. Karenanya, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut dan tetap berpikir rasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam maupun Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara bersama-sama.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.
“Perkuat kembali ronda malam dan Siskamling. Warga harus saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar agar berbagai bentuk gangguan keamanan maupun modus kejahatan bisa dicegah bersama,” katanya.
Berikutnya, menyarankan masyarakat segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan atau tindakan yang berpotensi membahayakan keamanan warga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, lanjut Sachrudin, telah menyediakan berbagai kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, mulai dari layanan hotline 112, aplikasi LAKSA hingga kanal media sosial resmi Pemkot Tangerang.
“Kalau ada kejadian mencurigakan atau membahayakan, segera laporkan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Tangerang. Kita jaga bersama Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Haji 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


