Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Penerimaan Pendapatan Daerah
Apresiasi Kebijakan Wali Kota Serang Terkait Efisiensi dan Penataan Kota
SERANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong kepala daerah untuk inovatif dalam mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah untuk membiayai pembangunan. Optimalisasi penerimaan daerah bisa dilakukan dengan model kerja sama dengan swasta maupun pemanfaatan aset serta menekan kebocoran pendapatan.
“Saya mendorong Pak Wali Kota (Budi Rustandi, red) mencari sumber-sumber pendanaan alternatif untuk pembangunan. Bisa dengan berbagai macam cara, bisa dengan model-model kerja sama dengan swasta, bisa dengan pemanfaatan aset, bisa melihat kebocoran-kebocoran mana yang bisa ditambal untuk bisa meningkatkan pendapatannya,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Rabu (20/5/2026).
Pada kesempatan itu, mantan Wali Kota Bogor ini juga melihat, langkah-langkah signifikan yang dilakukan Wali Kota Serang, Budi Rustandi dalam hal kebijakan efisiensi anggaran sudah cukup baik.Namun Bima Arya berpesan, agar kebijakan efisiensi anggaran ini tetap konsisten dengan menyisir anggaran hingga satuan terkecil agar tidak kecolongan. Selain itu Bima Arya juga mengapresiasi langkah Budi Rustandi dalam melakukan penataan kota, salah satunya kawasan Royal Baroe. “Makanya saya mau mengunjungi Kawasan Royal Baroe. Apa persoalannya di sana dan peluangnya apa?,” ujarnya.
Kemudian pada sisi aset, kata Bima Arya, dirinya melihat aset Pemerintah Kota (Pemkot) Serang ini masih banyak yang beririsan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Atas dasar itu Kemendagri siap melakukan fasilitasi terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan aset antara Pemkot Serang dengan Pemkab Serang agar mendapatkan titik temu.
Sementara, Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, apresiasi dari Wamendagri, Bima Arya tentunya menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kota Serang. “Ya tentu kita harus banyak inovasi lagi, tadi sesuai arahan dari Kemendagri bahwa kepala daerah harus sering ngantor, harus sering menyapa warganya dan harus sering berinovasi agar harapan dari pada masyarakat itu tercicil secara pelan-pelan. Dalam rangka masyarakat mempunyai harapan besar kepada pemerintah itu merasa pasti akan terlaksana,” terang Budi Rustandi.
Menurutnya, jika pemerintah daerah tidak mewujudkan perubahan tentu masyarakat akan merasa putus asa. “Dan itu yang menjadi pemikiran Kemendagri agar semua kepala daerah harus mencicil semua harapan masyarakat yang menjadi janji kampanye,” tutupnya.(*)
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu


