TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bocah Ajaib Mercedes Menggila, Antonelli Pecahkan Rekor Bersejarah F1

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:44 WIB
Kimi Antonelli sukses raih gelar Grand Prix Kanada 2026. Foto : Ist
Kimi Antonelli sukses raih gelar Grand Prix Kanada 2026. Foto : Ist

ITALIA - Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, kembali mencuri perhatian dunia balap Formula 1 musim 2026. Pebalap asal Italia itu sukses memenangkan Grand Prix Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.


Kemenangan tersebut terasa sangat spesial. Di usia yang baru 19 tahun, Antonelli resmi mencetak sejarah sebagai pembalap pertama dalam sejarah Formula 1 yang mampu meraih empat kemenangan perdana secara beruntun.


Hasil impresif itu semakin mengukuhkan posisi Antonelli di puncak klasemen sementara F1 2026. Ia kini unggul 43 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell.


Balapan berlangsung dramatis sejak awal akibat perubahan kondisi lintasan dari basah ke kering. Russell sebenarnya tampil dominan sepanjang akhir pekan setelah merebut pole position dan memenangkan sprint race.

 

Persaingan panas antar dua pembalap Mercedes pun tak terhindarkan. Pada lap ke-24, Antonelli dan Russell sempat bersenggolan ringan di chicane terakhir saat berebut posisi terdepan. Antonelli bahkan harus mengembalikan posisi karena dianggap menyalip di luar lintasan.


Namun duel sengit itu berakhir pahit bagi Russell. Pada lap ke-30, mobilnya mengalami kerusakan power unit yang membuatnya gagal finis (DNF) setelah kehilangan tenaga di Tikungan 9.
Antonelli pun mewarisi posisi terdepan dan melesat tanpa gangguan hingga garis finis.


“Bukan cara yang saya inginkan untuk menang. Seharusnya kami bisa bertarung lebih sengit sampai akhir. Tetapi kami tetap bersyukur dengan hasil ini,” ujar Antonelli melalui radio tim usai balapan.

 

Performa luar biasa Antonelli membuat banyak pihak mulai menjagokannya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini. Tantangan berikutnya akan hadir di Grand Prix Monako yang digelar di Sirkuit Monte Carlo pada 7 Juni 2026.
Meski dikenal sulit dan penuh tekanan, Antonelli mengaku siap menghadapi tantangan tersebut.


“Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan saya akan memberikan kemampuan terbaik,” katanya.
Sementara itu, Russell mengaku kecewa gagal meraih kemenangan setelah tampil sangat kompetitif sepanjang akhir pekan.


“Saya frustrasi dengan hasil ini karena rasanya tidak ada lagi yang bisa saya lakukan. Tetapi beginilah balapan,” ujar Russell kepada Sky F1.


Insiden duel panas antara Antonelli dan Russell juga mengingatkan prinsipal Mercedes, Toto Wolff, pada rivalitas legendaris Lewis Hamilton dan Nico Rosberg satu dekade lalu.
“Namun saya melihat mereka tetap membalap dengan fair sebagai pemburu gelar juara,” kata Wolff.

 

Di balik dominasi Mercedes, GP Kanada juga menjadi momentum kebangkitan Hamilton dan Max Verstappen.
Hamilton yang kini membela Scuderia Ferrari sukses finis di posisi kedua dengan selisih 10,768 detik dari Antonelli. Podium tersebut menjadi podium ke-204 sepanjang karier juara dunia tujuh kali itu.


“Akhirnya kami menemukan performa terbaik. Senang rasanya bisa kembali ke podium,” ujar Hamilton.


Usai balapan, Hamilton bahkan terlihat memeluk Antonelli sebuah gestur simbolis dari sang legenda kepada calon bintang besar masa depan Formula 1.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit