Gubernur Andra Pantau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Di Pandeglang
PANDEGLANG - Gubernur Banten Andra Soni tengah melakukan pemantauan secara langsung progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) gedung Sekolah Rakyat yang menjadi program skala prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Kampung Koranji, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (8/6).
Kata Gubernur Andra, dirinya menyempatkan untuk meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Kabupaten Pandeglang.
“Tadi disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bahwa progresnya sesuai dengan yang ditargetkan, dan mulai operasional di bulan Juli 2026, mendatang,” kata Andra Soni, Senin (8/6).
Politisi partai Gerindra Banten ini mengungkapkan, sudah melihat kondisi pembangunan tersebut ada progres salah satunya beberapa gedung utama sudah terpasang atap.
“Sudah terpasangnya atap, sehingga nanti pekerjaan sudah bisa terhindar dari panas dan sebagainya. Melihat sekolah rakyat luas ini, harapan kita besar, anak-anak kita nanti dapat mendapatkan pendidikan di sini,” harapannya.
Apalagi tegas Gubernur Banten, sekolah rakyat salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya menangani anak-anak sekolah dari keluarga yang perlu di support dari negara. Katanya lagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memberikan dukungan agar ini bisa segera berjalan dengan lebih baik.
“Tahun ini informasi dari Kepala Dinsos rekrutmen sekolah rakyat ini kurang lebih 500 siswa. Didominasi oleh siswa dan siswi Kabupaten Pandeglang dan beberapa kabupaten dan kota lain, semoga program prioritas sekolah rakyat ini sesuai,” katanya.
Ketua Partai Gerindra Banten ini menilai, program pembangunan Sekolah Rakyat sudah baik. “Gedung serba guna sudah hampir selesai, dapur sudah selesai, kantin, kemudian gedung SD, SMP, dan SMA sedang pemasangan atap di Minggu-minggu ini, dan progres sesuai direncanakan,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wawan Setiawan, mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat terus dikebut. “Saat ini terus dikebut. Pak Gubernur Banten, Pak Andra Soni juga melakukan kunjungan melihat progres pembangunan,” katanya.
Dia mengungkapkan, pengelolaan Sekolah Rakyat berada di bawah Pemprov Banten. Jadi katanya, siswa yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Banten.
“Masing-masing kabupaten dan kota mendapatkan kuota calon siswa Sekolah Rakyat. Kabupaten Pandeglang sendiri mendapatkan kuota 270 siswa,” jelasnya.
Ditambahkan Wawan, kuota 270 siswa ini terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP dan 90 siswa tingkat SMA sederajat.
“Untuk calon siswa ini kita masih melakukan verifikasi lapangan. Jadi Sekolah Rakyat ini akan menampung siswa dari Kabupaten Pandeglang sebanyak 270 orang yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2,” tandasnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu


