Spurs Jaga Asa Juara, Tumbangkan Knicks di Game 3
NEW YORK – San Antonio Spurs menjaga peluang mereka dalam perebutan gelar NBA Finals 2026 setelah menundukkan New York Knicks 115-111 pada Game 3 di Madison Square Garden, Senin (9/6/2026) waktu setempat. Hasil ini membuat Spurs memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dalam seri best-of-seven.
Bermain di kandang Knicks yang untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Final NBA sejak 1999, Spurs menunjukkan mentalitas kuat setelah sempat tertinggal pada kuarter kedua. Tim asal Texas itu bangkit di paruh kedua pertandingan dan tampil lebih efektif pada momen-momen penentuan.
Kemenangan ini sekaligus menghentikan laju positif Knicks yang sebelumnya memenangi dua laga awal, yakni 105-95 pada Game 1 dan 105-104 pada Game 2.
Pelatih Spurs, Mitch Johnson, memuji daya juang anak asuhnya yang mampu merespons tekanan setelah tertinggal 0-2 dalam seri.
"Kami tetap percaya pada kemampuan tim. Para pemain terus berjuang sepanjang pertandingan dan kemenangan ini sangat berarti bagi kami," ujar Johnson.
Victor Wembanyama kembali menjadi motor kemenangan Spurs. Bintang asal Prancis itu membukukan 32 poin, 8 rebound, dan 6 assist, serta menambahkan lima aksi defensif melalui steal dan blok. Kontribusi penting juga datang dari De'Aaron Fox yang mencetak sejumlah poin krusial pada kuarter keempat.
"Kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya. Kami datang ke New York untuk menang dan berhasil melakukannya," kata Wembanyama.
Di kubu Knicks, Jalen Brunson kembali tampil impresif sebagai pemimpin serangan. Namun, upaya tuan rumah untuk membalikkan keadaan mampu diredam pertahanan disiplin Spurs pada menit-menit akhir.
Pelatih Knicks, Tom Thibodeau, mengakui timnya kehilangan ketenangan pada situasi penting.
"Mereka tampil lebih baik pada momen-momen krusial. Kami harus belajar dari pertandingan ini dan siap menghadapi Game 4," ujarnya.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral besar bagi Spurs menjelang Game 4 yang kembali digelar di Madison Square Garden. Sementara Knicks masih memegang keunggulan seri 2-1 dan berambisi semakin dekat dengan gelar NBA pertama mereka sejak 1973.
Dengan kedua tim membawa misi besar, Game 4 diprediksi berlangsung sengit dan menjadi salah satu laga penentu dalam perjalanan menuju gelar NBA Finals 2026.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu


