TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Takluk dari Ganda China, Ana/Trias Raih Status Runner-up Australia Open 2026

Reporter & Editor : AY
Minggu, 14 Juni 2026 | 14:48 WIB
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari. Foto : Ist
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari. Foto : Ist

AUSTRALIA - Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari harus puas mengakhiri perjalanan sebagai runner-up di ajang Australia Open 2026 setelah kalah dari wakil China Jia Yi Fan / Zhang Shu Xian pada partai final, Minggu (14/6/2026).


Bertanding di Quaycentre, Sydney, Ana/Trias harus mengakui keunggulan lawan dalam dua gim langsung dengan skor 22-24 dan 13-21.


Pada gim pertama, pasangan Indonesia sebenarnya tampil menjanjikan. Mereka mampu mengendalikan ritme permainan dan beberapa kali berada dalam posisi unggul. Namun, saat memasuki fase krusial, ketenangan dan efektivitas permainan menjadi pembeda. Pasangan China berhasil memanfaatkan momen untuk membalikkan keadaan dan mengamankan gim pembuka dengan skor tipis 24-22.


Memasuki gim kedua, lawan tampil semakin percaya diri dan memberikan tekanan sejak awal. Ana/Trias berupaya menjaga perlawanan dan mengejar ketertinggalan, tetapi dominasi pasangan China membuat mereka kesulitan mengembangkan pola permainan hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-13.
Usai pertandingan, Febriana mengakui timnya masih perlu meningkatkan ketenangan dan keberanian dalam situasi-situasi menentukan.


“Di gim pertama sebenarnya kami sudah memegang permainan. Tapi saat poin-poin kritis, kami harus lebih tenang dan sabar. Kami malah terburu-buru ketika unggul. Di gim kedua kami mencoba bangkit, tetapi mereka sudah lebih siap.”


Meski belum berhasil membawa pulang gelar, pencapaian menembus final tetap menjadi hasil positif bagi pasangan muda Indonesia di level internasional.
Febriana menambahkan bahwa evaluasi utama ke depan adalah memperkuat keyakinan, bermain lebih berani, menjaga fokus, serta lebih tenang saat memasuki poin-poin penentuan.


Sementara itu, Meilysa menilai pengalaman tampil di partai final menjadi bekal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.


“Kami tetap bersyukur dengan hasil ini walaupun belum bisa naik satu tingkat lagi. Yang positif, kami mendapat pengalaman suasana dan tekanan pertandingan final. Semoga ke depan bisa terus sampai ke tahap seperti ini dan meraih hasil yang lebih baik.”


Meski belum meraih gelar, langkah Ana/Trias ke final menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dan menjadi sinyal positif bagi regenerasi ganda putri Indonesia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit