TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Evaluasi SPMB 2026, Disdikbud Tangsel Sebut Ada Lonjakan Peminat Tahun Ini

Daya Tampung Sekolah Negeri Jadi Perhatian

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 27 Juli 2026 | 15:38 WIB
Kepala Disdikbud Tangsel, Deden Deni. (tangselpos.id/rmn)
Kepala Disdikbud Tangsel, Deden Deni. (tangselpos.id/rmn)

CIPUTAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Salah satu catatan penting dalam evaluasi tahun ini adalah meningkatnya jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 17 ribu orang, jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang berkisar 12 ribu pendaftar.

 

Kepala Disdikbud Tangsel, Deden Deni mengatakan, secara umum pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari jalur domisili, afirmasi, mutasi hingga prestasi, telah selesai dan kini sekolah memasuki pekan kedua tahun ajaran baru.

 

"Ya, sejauh ini lancar. Tidak ada masalah yang berarti. Memang masih ada masyarakat yang belum puas, tetapi semua sudah kami berikan penjelasan. Seluruh proses juga berjalan terbuka dan dapat diakses masyarakat," ujar Deden, Senin (27/7).

 

Menurutnya, persoalan utama yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah ketidakseimbangan antara jumlah peminat dengan kapasitas sekolah negeri. Kondisi tersebut hampir selalu terjadi pada setiap pelaksanaan SPMB.

 

"Tahun ini peminat kurang lebih mencapai 17 ribu, sedangkan tahun lalu sekitar 12 ribuan. Ini yang sedang kami evaluasi. Namun yang jelas, sistem maupun mekanisme SPMB tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak akan berubah," katanya.

 

Deden menjelaskan, selama proses pendaftaran Disdikbud juga membuka posko pelayanan di kantor dinas untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh informasi maupun memahami mekanisme pendaftaran. Posko tersebut beroperasi setiap hari kerja hingga pukul 16.00 WIB.

 

"Alhamdulillah cukup membantu. Kalau ada masyarakat yang belum memahami informasi atau kesulitan mengakses layanan, bisa langsung berkonsultasi dengan petugas di posko," jelasnya.

 

Ia memastikan sistem aplikasi SPMB juga berjalan normal tanpa gangguan teknis. Hingga seluruh tahapan selesai, Disdikbud tidak menerima keluhan terkait performa aplikasi.

 

"Tidak ada komplain mengenai aplikasi. Semuanya sudah kami antisipasi jauh-jauh hari. Kalau ada kendala lebih kepada miskomunikasi atau masyarakat yang belum mengetahui perubahan informasi," ungkapnya.

 

Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi, Pemkot Tangsel akan menambah satu SMP Negeri baru yang saat ini masih dalam proses pembangunan di wilayah Ciputat. Sekolah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran mendatang. Penambahan sekolah baru diharapkan dapat mengurangi kepadatan di sejumlah wilayah yang selama ini memiliki jumlah SMP Negeri terbatas, seperti Pondok Aren dan Serpong Utara.

 

Selain itu, Deden menyampaikan program bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang diterima di sekolah swasta masih terus berjalan. Nantinya, sekolah swasta akan mengusulkan nama-nama siswa penerima kepada Disdikbud setelah kegiatan belajar mengajar berlangsung.

 

"Mekanismenya nanti sekolah swasta yang mengusulkan kepada kami. Setelah proses pembelajaran berjalan, baru dilakukan pendataan dan pelaporan," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit