Kuota BSPS DKI Melejit Jadi 5.659 Unit, Ara dan Rani Percepat Bedah Rumah Warga Jakarta
JAKARTA – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di DKI Jakarta terus digenjot. Pada 2026, kuota bantuan bedah rumah melonjak signifikan menjadi 5.659 unit, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya 158 unit.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, turun langsung meninjau lokasi calon penerima manfaat BSPS di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan renovasi rumah benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Pemerintah berkomitmen memastikan Program BSPS berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, DPRD DKI, dan Pemprov DKI dalam memperkuat sektor perumahan,” ujar Maruarar.
Untuk wilayah Jakarta Barat, alokasi BSPS mencapai 1.350 unit. Dari hasil inventarisasi dan verifikasi, tercatat 942 rumah memenuhi kriteria penerima bantuan yang tersebar di enam kecamatan dan 22 kelurahan.
Dalam peninjauan tersebut, Maruarar berdialog dengan sejumlah warga calon penerima manfaat, termasuk Enas (49), pedagang makanan dan minuman ringan, serta Siti Aisah (50), buruh harian sektor konveksi.
Menurut Maruarar, kondisi rumah yang ditinjau memang layak memperoleh bantuan renovasi. Pelaksanaan pekerjaan peningkatan kualitas rumah direncanakan berlangsung mulai 8 Juli hingga 7 Agustus 2026.
“Program BSPS bukan hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memberi perhatian terhadap aspek legalitas lahan agar bantuan yang diberikan memiliki kepastian hukum dan manfaat jangka panjang.
Secara keseluruhan, dari total 5.659 unit BSPS untuk DKI Jakarta, sebanyak 5.359 unit dialokasikan untuk wilayah perkotaan, sementara 300 unit lainnya diperuntukkan bagi kawasan pesisir Kepulauan Seribu.
Khusus Kelurahan Kalianyar, Tambora, tersedia alokasi 29 unit BSPS yang diusulkan melalui kolaborasi Rani Mauliani bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat.
Pada kesempatan yang sama, Maruarar juga secara resmi meluncurkan Program BSPS 2026 untuk wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu, sekaligus membuka proses Pemilihan Toko Terbuka (PTT) sebagai bagian dari mekanisme pelaksanaan yang mengedepankan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, mengapresiasi dukungan Kementerian PKP terhadap percepatan renovasi rumah warga.
“Program perumahan yang dijalankan pemerintah saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk membantu warga yang selama ini belum tersentuh bantuan perbaikan rumah,” ujarnya.
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI dapat terus diperkuat agar jangkauan program bedah rumah semakin luas dan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat Jakarta.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 15 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



