Wali Kota Minta Warga Berani Laporkan Kekerasan Perempuan & Anak
SERPONG-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak. Ia menegaskan, setiap bentuk kekerasan tidak boleh dianggap sebagai persoalan pribadi yang dibiarkan begitu saja, melainkan harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Menurut Benyamin, perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan sekitar, lembaga pendidikan, komunitas hingga pemerintah.
“Perempuan dan anak harus mendapatkan perlindungan yang optimal. Mereka berhak hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang merugikan,” ujarnya, Kamis (18/6).
Ia mengatakan, tantangan perlindungan perempuan dan anak saat ini semakin kompleks. Selain kekerasan yang terjadi di lingkungan keluarga maupun sosial, ancaman juga muncul melalui ruang digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Pemkot Tangsel terus memperkuat berbagai program pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, pendampingan korban, hingga penguatan layanan pengaduan yang dapat diakses masyarakat.
Benyamin menegaskan, masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemkot Tangsel telah menyediakan layanan darurat Tangsel Siaga 112 serta layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0813-8020-1112 yang dapat diakses selama 24 jam.
Menurutnya, keberanian masyarakat untuk melapor menjadi salah satu faktor penting dalam memutus rantai kekerasan dan mencegah munculnya korban baru.
“Pencegahan harus menjadi fokus utama. Semakin kuat ketahanan keluarga dan semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan,” katanya.
Selain mendorong penguatan perlindungan, Benyamin juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi. Ia menilai literasi digital perlu diperkuat agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
“Perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan baru. Karena itu, pendampingan orang tua dan edukasi digital menjadi sangat penting agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman,” tuturnya.
Benyamin menambahkan, upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya yang peduli, responsif, serta berani bertindak ketika menemukan indikasi kekerasan maupun pelanggaran hak-hak perempuan dan anak.
“Ketika perempuan merasa aman dan berdaya, serta anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan terlindungi, maka kita sedang membangun fondasi yang kuat bagi masa depan Kota Tangerang Selatan. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus terus kita jaga dan perkuat,” pungkasnya.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu




