TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Gadai Emas BSI Melonjak 100 Persen, Outstanding Tembus Rp13 Triliun hingga Juni 2026

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA - Layanan gadai emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan sangat kuat sepanjang semester I-2026. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun, melonjak 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan emas sebagai aset produktif yang dapat menjadi sumber likuiditas tanpa harus dijual.


“Mayoritas nasabah gadai emas BSI, terutama ibu rumah tangga, memanfaatkan fasilitas ini untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk biaya pendidikan anak,” ujar Anton di Jakarta, Rabu (24/6/2026).


Menurutnya, tren pertumbuhan ini menunjukkan bahwa emas kini tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi dan pelindung nilai (hedging), tetapi juga menjadi solusi keuangan yang fleksibel saat masyarakat membutuhkan dana tunai.


BSI menawarkan sejumlah keunggulan pada produk gadai emas, mulai dari proses yang cepat dan mudah, nilai taksiran yang kompetitif, biaya yang relatif terjangkau, hingga akses layanan digital melalui aplikasi BYOND. Melalui platform tersebut, nasabah dapat melakukan reservasi, simulasi pembiayaan, hingga perpanjangan gadai secara daring.


Anton menjelaskan, BSI juga terus memperkuat ekosistem emas secara menyeluruh melalui berbagai layanan, mulai dari pembelian emas melalui BSI Emas, cicil emas, gadai emas, hingga transfer emas.


“Ekosistem ini dirancang agar masyarakat dapat memaksimalkan manfaat kepemilikan emas, mulai dari memiliki emas melalui skema cicilan hingga memanfaatkannya sebagai sumber dana tunai tanpa harus melepas aset,” jelasnya.


Sepanjang semester I-2026, transaksi gadai emas BSI juga menunjukkan tren positif dengan rata-rata mencapai 120 ribu transaksi per bulan.


Produk ini dinilai menjadi pilihan karena menawarkan proses yang cepat dan aman, sekaligus memberi kesempatan kepada nasabah untuk memperoleh pembiayaan tanpa kehilangan potensi kenaikan nilai emas di masa mendatang.
BSI menegaskan penguatan layanan gadai emas menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem emas nasional dari hulu hingga hilir.


“Kami terus membangun rantai layanan emas yang terintegrasi untuk menciptakan closed-loop ecosystem yang semakin kuat dan kompetitif,” tutup Anton.
.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit