TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Wabup Amir Ngadu Ke BP Taskin

Supaya Kemiskinan Ekstrem & Stunting Cepat Terhentaskan

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Jumat, 26 Juni 2026 | 09:47 WIB
PERTEMUAN. Wabup Lebak Amir Hamzah didampingi jajarannya, foto bersama pihak BP Taskin, Usai melakukan pertemuan atau rapat di Aula Gedung Grand Kebon Sirih Jakarta, Kamis (25/6).
PERTEMUAN. Wabup Lebak Amir Hamzah didampingi jajarannya, foto bersama pihak BP Taskin, Usai melakukan pertemuan atau rapat di Aula Gedung Grand Kebon Sirih Jakarta, Kamis (25/6).

LEBAK - Masih tingginya angka kemiskinan ekstrem dan stunting di wilayah Kabupaten Lebak, Wakil Bupati (Wabup) Lebak Amir Hamzah, mengadukan kondisi itu ke pihak Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Gedung Grand Kebon Sirih Jakarta, Kamis (25/6).


Hal itu dilakukan supaya ada intervensi dan gerak cepat dari pihak BP Taskin dalam menggenjot penurunan angka kemiskinan, kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Lebak.

 

Pertemuan ini menjadi momentum bagi Pemkab Lebak untuk menyelaraskan (konvergensi) program kerja daerah dengan kebijakan strategis nasional, serta memberikan aspirasi serta masukan kepada kementerian dan lembaga terkait melalui BP Taskin. Fokus utamanya adalah mempercepat intervensi berbasis data yang lebih akurat dan tepat sasaran.


Dalam kesempatan tersebut, Wabup Amir, menyampaikan kemiskinan di Kabupaten Lebak berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, PTPN dan Perum Perhutani.

 

Sebab ungkap dia, masyarakat tidak bisa memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA), upah kerja yang sangat minim, serta infrastruktur jalan yang merupakan kewenangan perusahaan, minim.


“Di Lebak ini kantong-kantong kemiskinan berada di kawasan TNGHS, Perum Perhutani, dan PTPN, dimana mereka tidak bisa memanfaatkan SDA yang ada, gaji yang mereka dapatkan sangat minim, dan infrastruktur jalan tidak bisa kami perbaiki, karena itu kewenangan dari PTPN dan Perhutani” jelas Wabup Amir.


Pihak BP Taskin, Dr. Novrizal Tahar mengaku, samgat menyambut baik proaktifnya jajaran Pemkab Lebak. Dalam audiensi ini ungkap dia, dibahas beberapa poin penting diantaranya penyelarasan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional (DTSEN) sebagai data yang digunakan untuk mengintervensi kemiskinan.

 

“Untuk mengintervensi kemiskinan kita memerlukan DTSEN yang akurat, dan sedang kami pertajam dengan BPS. DTSEN ini yang menjadi data kami untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Dr. Novrizal Tahar.


Pihaknya juga menyatakan, telah menyerap aspirasi dan masukan dari Pemkab Lebak untuk ditindaklanjuti ke kementerian dan Lembaga, agar dapat ditemukan solusi yang tepat.


“Aspirasi dari Pemkab Lebak akan kami teruskan ke kementerian terkait, agar dapat duduk bersama untuk menemukan solusi yang tepat” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit