Bupati Dewi Bareng BAZNAS Berbagi Kebahagiaan Kepada Anak Yatim
Peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah
PANDEGLANG - Momen peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah/2026 Masehi, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bareng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pandeglang, tengah berbagi kebahagiaan kepada ratusan anak yatim dan kaum duafa.
Kegiatan Gebyar 10 Muharam bertema “Bahagia Anak Yatim dan Duafa” telah dilaksanakan di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Kamis (25/6). Pada kesempatan itu, Bupati Dewi secara langsung menyerahkan santunan kepada anak yatim dan duafa.
Selain santunan, para penerima juga mendapatkan paket makanan dan jajanan yang merupakan hasil produksi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) lokal di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Kata Bupati Dewi, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Pandeglang. Semoga apa yang diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Bupati Dewi.
Menurut wanita berkacamata ini, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan memberikan manfaat kepada sesama, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
”Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk menyayangi, melindungi, dan memperhatikan masa depan mereka,” katanya.
Bupati Dewi juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap semangat menempuh pendidikan, dan tidak pernah merasa rendah diri dengan kondisi yang mereka hadapi.
”Anak-anakku (Bupati Dewi menyebut kepada anak yatim,red), jangan pernah berkecil hati. Teruslah belajar, berdoa, dan raih cita-cita setinggi mungkin. InsyaAllah pemerintah akan terus berupaya hadir untuk memberikan perhatian dan perlindungan kepada kalian,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak para orang tua dan pendamping untuk memanfaatkan program Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Sementara, Ketua BAZNAS Kabupaten Pandeglang, KH. Suherman, menyampaikan bahwa pada Gebyar 10 Muharam tahun 2026, sebanyak 230 anak yatim dan duafa menerima santunan.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, para ASN, dan seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program sosial tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Pandeglang, seluruh ASN, serta masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga kepedulian ini terus tumbuh dan menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata KH. Suherman.
Kegiatan Gebyar 10 Muharam berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Senyum bahagia dari anak-anak yatim dan duafa menjadi gambaran nyata hadirnya kepedulian sosial yang terus tumbuh di Kabupaten Pandeglang, sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan Muharam yang penuh keberkahan.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu




