TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kemhan Ungkap Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Wajib Ikut Latsarmil: Bentuk Disiplin dan Kepemimpinan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:39 WIB
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (tengah) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kiri) dan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) saat konferensi pers. Foto : Ist
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (tengah) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kiri) dan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) saat konferensi pers. Foto : Ist

JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjelaskan alasan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) diwajibkan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil). Program tersebut disebut bukan untuk mencetak prajurit, melainkan membangun karakter dan kapasitas kepemimpinan.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, mengatakan pelatihan dirancang untuk membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, serta mampu bekerja di bawah tekanan.


“Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ketut dalam konferensi pers evaluasi latihan dasar SPPI KDKMP di Kantor Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6).


Menurutnya, kemampuan tersebut penting karena para manajer nantinya akan mengelola perputaran dana masyarakat melalui koperasi yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa.


Kemhan menilai pengelola koperasi yang memiliki integritas, kepemimpinan kuat, dan profesionalisme tinggi akan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi rakyat yang pada akhirnya mendukung ketahanan nasional.


“Ekonomi rakyat yang kuat merupakan bagian dari ketahanan nasional. Karena itu, pembentukan calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan menjadi bagian penting,” jelasnya.


Ketut juga menegaskan bahwa unsur fisik dan pola semi militer dalam pelatihan tidak bertujuan menjadikan peserta sebagai personel militer.


“Penekanannya bukan pada kemampuan fisik, tetapi pada pembentukan mental, tanggung jawab, daya juang, kerja sama, serta kemampuan memecahkan masalah,” tegasnya.


Terkait adanya peserta yang meninggal dunia selama pelaksanaan latsarmil, Kemhan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat langkah pencegahan agar materi pelatihan disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit