48 Penggalang Garuda Dilantik, Siap Harumkan Nama Tangsel di Ajang Jambore Nasional
PAMULANG – Sebanyak 48 anggota Pramuka Penggalang Garuda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi dilantik. Setelah menjalani serangkaian seleksi, mereka akan membawa nama Tangsel dalam Jambore Nasional (Jamnas) 2026 yang digelar di Cibubur.
Pengukuhan Penggalang Garuda tersebut berlangsung di Kecamatan Pamulang, Selasa (11/8). Puluhan anggota Pramuka berusia 11 hingga 14 tahun itu merupakan kontingen Tangsel yang terpilih setelah mengikuti sejumlah tahapan seleksi dan Pra-Jamnas.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan 48 peserta tersebut merupakan bagian dari anggota yang telah mengikuti proses seleksi sejak beberapa bulan lalu.
“Ada 48 yang besok akan berangkat ke Cibubur menjadi kontingen mewakili Tangsel di Jambore Nasional. Sekaligus pengukuhan Penggalang Garuda,” ujar Deden.
Ia menjelaskan, menjadi Penggalang Garuda bukan sekadar status. Para anggota tersebut dinilai memiliki kecakapan, keteladanan dan karakter unggul sehingga diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya.
“Mereka sudah dilantik menyatakan menjadi Penggalang Garuda, artinya mereka dianggap punya teladan, punya kecakapan, punya karakter unggul, dan bisa menjadi contoh bagi teman-temannya,” katanya.

Deden berpesan agar para peserta mampu menjaga nama baik Tangsel selama mengikuti Jamnas. Menurutnya, kesempatan tersebut juga menjadi tanggung jawab karena mereka membawa nama daerah dalam kegiatan tingkat nasional.
“Mereka punya tanggung jawab besar sekarang sebagai Penggalang Garuda, terus juga membawa nama baik Tangsel di Jambore Nasional. Ini tidak hanya membawa badan sendiri, tapi juga membawa nama besar Tangsel,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel tersebut, berharap keikutsertaan puluhan Penggalang Garuda tersebut tidak hanya menjadi pengalaman, tetapi juga dapat menghasilkan prestasi untuk Tangsel.
“Dari sekian banyak anak yang ikut seleksi, ini sebagian kecil yang beruntung bisa berangkat ke Jambore Nasional. Tentu harus disyukuri dalam bentuk memberikan prestasi bagi Tangerang Selatan,” ungkapnya.
Selain untuk Jamnas, Deden meminta para Penggalang Garuda menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu dinilai penting di tengah kuatnya pengaruh dunia digital terhadap anak-anak.
“Dengan pengaruh dampak negatif anak-anak dari dunia digital, sebetulnya mesti di-counter oleh kegiatan-kegiatan seperti di kepramukaan ini. Harapan kami Pramuka ini menjadi pegangan untuk menjaga karakter anak-anak supaya tidak terkontaminasi oleh efek negatif dari internet,” jelasnya.
Ia juga berharap para Penggalang Garuda dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan pergaulan. Mereka didorong memberikan pengaruh positif sekaligus ikut mencegah berbagai persoalan di kalangan pelajar.
“Bisa memberi pengaruh positif kepada lingkungannya, kepada teman-temannya. Mereka siswa-siswi SMP, benar-benar bisa memberi pengaruh positif, bisa mencegah tawuran, bully, kekerasan di sekolah, dan bisa memberikan dampak yang positif terhadap isu lingkungan juga,” pungkas Deden.
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




