Harga BBM Nonsubsidi di Malaysia Turun, Indonesia Berpeluang Lakukan Penyesuaian
JAKARTA - Penurunan harga minyak mentah dunia mulai berdampak pada kebijakan energi di sejumlah negara. Salah satunya Malaysia yang resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, sehingga kini menjadi lebih rendah dibandingkan harga BBM sejenis di Indonesia.
Mulai Kamis (25/6/2026), pemerintah Malaysia menyesuaikan harga BBM berdasarkan evaluasi mingguan. Mengacu laporan media setempat, harga bensin RON 95 turun 25 sen menjadi 3,47 ringgit per liter atau sekitar Rp15 ribu. Sementara RON 97 juga mengalami penurunan dengan harga terbaru 4,10 ringgit per liter.
Jika dibandingkan dengan Indonesia, harga BBM nonsubsidi saat ini masih lebih tinggi. Pertamax dipasarkan Rp16.250 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter, sedangkan Pertamax Turbo berada di kisaran Rp20.750 per liter.
Penyesuaian harga di Malaysia juga berlaku untuk sektor diesel. Harga diesel turun menjadi 4,07 ringgit per liter, sementara diesel Euro 5 B7 menjadi 4,27 ringgit per liter.
Kebijakan tersebut menjadi penyesuaian harga BBM mingguan ke-27 sepanjang 2026. Sistem evaluasi rutin memungkinkan pemerintah Malaysia merespons lebih cepat perubahan harga energi global.
Sebelumnya, saat harga minyak dunia sempat menembus lebih dari 100 dolar AS per barel akibat gejolak geopolitik internasional, Malaysia menaikkan harga BBM nonsubsidi lebih awal. Berbeda dengan Indonesia yang baru melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada awal Juni.
Kini, ketika harga minyak dunia bergerak turun ke kisaran 70 dolar AS per barel, muncul harapan adanya ruang penurunan harga BBM di dalam negeri.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa kondisi pasar energi saat ini layak menjadi bahan evaluasi bagi penyesuaian harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
Menurutnya, proses perubahan harga membutuhkan perhitungan dan mekanisme bertahap karena mempertimbangkan biaya pengadaan serta harga minyak pada periode sebelumnya.
Di Indonesia sendiri, evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara bulanan. Dengan kondisi harga minyak global yang mulai melemah, peluang adanya penyesuaian harga pada awal Juli 2026 mulai menjadi perhatian publik.
Pemerintah juga menilai penurunan harga energi dapat memberi dampak positif terhadap daya beli masyarakat dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



