TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mbappe–Dembele Jadi Andalan, Prancis Siap Hadapi Ujian Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026

Reporter & Editor : AY
Selasa, 30 Juni 2026 | 12:10 WIB
Bomber andalan Timnas Prancis Mbappe dan Dembele. Foto : Ist
Bomber andalan Timnas Prancis Mbappe dan Dembele. Foto : Ist

AS – Timnas Prancis memulai langkah di fase gugur Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Swedia pada babak 32 besar, Rabu (1/7/2026) pukul 04.00 WIB di New York New Jersey Stadium, stadion yang juga dijadwalkan menjadi lokasi partai final.


Les Bleus datang dengan status salah satu favorit juara setelah tampil sempurna sepanjang fase grup. Tim asuhan Didier Deschamps menyapu bersih seluruh pertandingan dan menutup Grup I sebagai pemuncak dengan koleksi poin maksimal.


Produktivitas Prancis juga menjadi sorotan. Dari tiga laga, mereka membukukan 10 gol dan hanya kebobolan dua kali. Penampilan paling mencolok hadir saat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Norwegia, di mana Ousmane Dembele mencetak hattrick dan memperlihatkan bahwa kekuatan serangan Prancis tidak hanya bertumpu pada Kylian Mbappe.


Kedalaman skuad menjadi modal besar bagi Prancis untuk melangkah jauh. Pengalaman tampil sebagai finalis dalam dua edisi Piala Dunia terakhir turut memperkuat keyakinan publik bahwa mereka kembali menjadi kandidat utama peraih trofi.


Meski demikian, jalur menuju final diperkirakan tidak mudah. Jika lolos, Prancis berpotensi menghadapi lawan-lawan berat di fase berikutnya, sehingga konsistensi akan menjadi faktor penentu.


Di sisi lain, Swedia berhasil mencapai fase gugur meski tampil kurang stabil pada penyisihan grup. Mereka hanya mengoleksi empat poin hasil kemenangan atas Tunisia, kekalahan telak dari Belanda, serta hasil imbang melawan Jepang.


Dalam tiga pertandingan tersebut, Swedia menunjukkan produktivitas yang cukup baik dengan tujuh gol, tetapi pertahanan mereka juga rapuh setelah kebobolan jumlah yang sama.


Meski tidak diunggulkan, Swedia tetap memiliki potensi memberi kejutan. Kehadiran Anthony Elanga yang tampil cepat dan agresif di sektor serang bisa menjadi ancaman bagi lini belakang Prancis. Selain itu, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres diperkirakan tetap menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan lawan.


Dari kubu Prancis, kondisi William Saliba masih dipantau setelah sebelumnya diistirahatkan karena masalah punggung. Dayot Upamecano diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lini belakang.


Di sektor tengah, Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot diprediksi kembali dipercaya menjaga keseimbangan permainan. Sementara di lini depan, Mbappe akan menjadi ujung tombak dengan dukungan Michael Olise, Dembele, serta Desire Doue.


Dengan kualitas skuad, performa yang lebih stabil, serta pengalaman di laga besar, Prancis tetap lebih diunggulkan. Namun, Swedia dipastikan tidak akan menyerah begitu saja dalam perebutan tiket menuju babak 16 besar.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit