Gubernur Pramono Persilakan Keluarga Korban Jatuh di Proyek Manggarai Tempuh Jalur Hukum, Pemprov DKI Siap Bertanggung Jawab
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan menghalangi langkah hukum yang mungkin ditempuh keluarga balita berinisial I (4), yang meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Menurut Pramono, keluarga korban memiliki hak penuh untuk menempuh jalur hukum apabila menganggap hal tersebut diperlukan.
“Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena itu merupakan hak keluarga. Kejadian ini memang benar-benar di luar dugaan,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (30/6/2026).
Pramono menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi ketika korban menemani ibunya berjualan teh di sekitar lokasi proyek. Menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.50 WIB, korban diduga masuk ke area yang sebenarnya telah ditutup dan di lokasi tersebut terdapat lubang untuk kebutuhan pengecoran.
Ia menambahkan, area tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan taman yang diinisiasi Pemprov DKI Jakarta dan dikelola melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Setelah insiden terjadi, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) berhasil mengevakuasi korban. Namun, nyawa balita tersebut tidak dapat diselamatkan.
Atas kejadian itu, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Pramono mengaku telah memberikan instruksi sejak malam kejadian agar seluruh kebutuhan keluarga korban selama proses penanganan musibah mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Pemerintah DKI Jakarta merasa sangat berduka dan kehilangan. Saya sudah memerintahkan agar seluruh kebutuhan keluarga, termasuk berbagai keperluan pascakejadian, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” katanya.
Pramono juga menegaskan bahwa jajaran pemerintah wilayah telah dilibatkan sejak awal untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban, mulai dari penanganan insiden hingga proses pemakaman.
“Saya sudah meminta camat, lurah, dan jajaran terkait untuk mendampingi keluarga sampai seluruh proses selesai,” tutupnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 21 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu






