TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Diduga Dipicu Konflik Rumah Tangga, Pria Nekat Naik Tower BTS 30 Meter di Setu, Berhasil Dievakuasi Setelah Dibujuk Anak Balitanya

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 02 Juli 2026 | 05:46 WIB
Pria di Setu nekat panjang tower diduga hendah bunuh diri. Foto : Ist
Pria di Setu nekat panjang tower diduga hendah bunuh diri. Foto : Ist

SETU - Seorang pria menggegerkan warga setelah nekat memanjat tower BTS setinggi sekitar 30 meter di Jalan Babakan Kelapa RT 06/04, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (1/7/2026). Aksi tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga yang tengah dihadapinya.


Peristiwa itu langsung menarik perhatian warga. Ratusan orang memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi, sementara petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan segera diterjunkan guna melakukan penyelamatan.


Komandan Regu (Danru) Rescue Bravo Damkar Kota Tangerang Selatan, Muhammad Sigit, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.28 WIB. Berkat upaya cepat petugas, proses evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.00 WIB dan pria tersebut dapat turun dalam kondisi selamat.


"Petugas menerima laporan pukul 16.28 WIB. Alhamdulillah sekitar pukul 17.00 WIB yang bersangkutan berhasil turun dengan selamat," ujar Sigit.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pria itu diduga nekat memanjat tower setelah terlibat persoalan dengan istrinya. Meski demikian, petugas lebih mengutamakan pendekatan persuasif agar korban bersedia mengakhiri aksinya tanpa membahayakan diri.


Karena tower memiliki ketinggian hampir 30 meter, proses penyelamatan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Petugas Damkar bersama pihak keluarga terus berkomunikasi dan membujuk pria tersebut agar turun dengan sukarela.


Momen paling mengharukan terjadi ketika anak korban yang masih berusia sekitar dua tahun dibawa ke lokasi. Kehadiran sang buah hati ternyata mampu meluluhkan hati pria tersebut hingga akhirnya ia memutuskan turun sendiri dari atas tower.


"Proses negosiasi tidak berlangsung lama, sekitar 15 menit. Setelah dibujuk dan melihat anaknya yang masih berusia dua tahun, akhirnya dia mau turun sendiri," jelas Sigit.


Sigit menambahkan, pria tersebut bukan merupakan warga sekitar lokasi kejadian, meski masih berasal dari wilayah Kecamatan Setu. Warga setempat mengaku tidak mengenalnya sehingga aksinya sempat membuat masyarakat penasaran dan berbondong-bondong menyaksikan proses evakuasi.
Peristiwa ini berakhir tanpa korban jiwa berkat koordinasi cepat petugas serta pendekatan humanis yang dilakukan selama proses penyelamatan.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit