De la Fuente Peringatkan Spanyol: Jangan Remehkan Austria, Tak Ada Ruang untuk Kesalahan
AS - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata Austria saat kedua tim bertemu pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB. Menurutnya, fase gugur tidak memberi kesempatan kedua bagi tim yang melakukan kesalahan.
Meski La Roja lebih diunggulkan, De la Fuente menegaskan setiap pertandingan di babak knockout memiliki tingkat tekanan yang jauh lebih tinggi.
"Kami terus berkembang di bawah tekanan. Saya senang ekspektasi tinggi diberikan kepada kami. Sekarang tugas kami adalah memenuhi ekspektasi tersebut karena tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan. Kami harus memenangkan pertandingan berikutnya," ujar De la Fuente, seperti dikutip FIFA.
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak sepenuhnya mulus. La Roja mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde, sebelum bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi dan memastikan tiket ke fase gugur setelah menundukkan Uruguay pada laga terakhir Grup.
Menghadapi Austria di Los Angeles menjadi ujian berikutnya. De la Fuente menilai tim asuhan Ralf Rangnick telah berkembang pesat dan memiliki gaya bermain yang sangat menyulitkan lawan.
"Disiplin, kekuatan fisik, dan permainan udara selalu menjadi ciri khas sepak bola Austria. Namun bersama Ralf Rangnick, mereka berkembang lebih jauh. Kini mereka menerapkan tekanan tinggi dan bertahan dengan intensitas yang lebih besar. Mereka memiliki para pemain yang sangat cocok dengan gaya bermain tersebut," katanya.
Meski mewaspadai kekuatan Austria, De la Fuente menegaskan target Spanyol tetap jelas, yakni melangkah hingga partai final yang akan digelar pada 19 Juli mendatang.
"Kami adalah para kompetitor yang selalu ingin menjadi lebih baik setiap hari. Saat menghadapi lawan berkualitas, semuanya menjadi lebih sulit. Namun justru tantangan seperti itulah yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik kami," tegasnya.
Pelatih berusia 65 tahun itu menambahkan, pertandingan fase gugur akan ditentukan oleh kemampuan setiap tim mengelola momen-momen krusial di lapangan. Menurutnya, tim yang mampu tampil tenang dan memanfaatkan setiap peluang akan memiliki kesempatan lebih besar untuk melaju ke babak berikutnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Lifestyle | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu






