UEFA, AFC, dan Concacaf Desak Transparansi FIFA, Trump Bela Infantino
JAKARTA – Tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino kembali meningkat. UEFA, AFC, dan Concacaf secara terbuka mengkritik kepemimpinan serta proses pengambilan keputusan FIFA terkait kontroversi proposal pengelolaan hak komersial Piala Dunia.
Ketiga konfederasi tersebut menerbitkan surat terbuka berjudul “Open Letter to the Football Family”. Surat itu ditandatangani Presiden UEFA Aleksander Ceferin, Presiden AFC Salman Bin Ibrahim Al Khalifa, dan Presiden Concacaf Victor Montagliani.
Meski tidak menyebut nama Infantino secara langsung, surat tersebut berkaitan erat dengan polemik FIFA Forward Enterprise (FFE), proposal yang sempat membuka peluang masuknya investasi swasta untuk sebagian hak komersial Piala Dunia. Rencana itu kemudian dibatalkan setelah mendapat penolakan dari berbagai pihak.
UEFA, AFC, dan Concacaf menilai persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan prosedural. Mereka mempertanyakan transparansi, mekanisme pengambilan keputusan, serta akuntabilitas di tubuh FIFA.
“Sepakbola adalah gairah terbesar yang dimiliki dunia. Itu tidak dimiliki individu atau institusi,” demikian salah satu bagian surat tersebut.
Ketiga konfederasi menegaskan bahwa kepercayaan anggota FIFA harus dijaga melalui keterbukaan dan proses pengambilan keputusan yang melibatkan seluruh pihak.
Mereka bahkan menyebut proposal tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap kepercayaan yang diberikan kepada FIFA.
Di tengah tekanan tersebut, Infantino masih mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“FIFA akan melakukan kesalahan jika, untuk alasan apa pun, mereka mempertimbangkan untuk mengganti Gianni Infantino,” tulis Trump dalam unggahannya.
Trump dan Infantino diketahui kerap berinteraksi dalam persiapan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Infantino juga pernah menganugerahkan FIFA Peace Prize kepada Trump pada Desember 2025. Penghargaan tersebut merupakan edisi perdana FIFA Peace Prize.
Kontroversi FFE semakin menjadi sorotan karena proposal tersebut disebut memiliki keterkaitan dengan Joshua Kushner, pendiri sekaligus CEO Thrive Capital. Joshua merupakan saudara Jared Kushner, yang menikah dengan Ivanka Trump, putri Donald Trump.
Sementara itu, Federasi Sepakbola Amerika Serikat (USSF) juga disebut mengambil sikap tegas. USSF dikabarkan sejalan dengan Concacaf dalam mempertanyakan langkah dan kepemimpinan Infantino.
Situasi ini membuat posisi Infantino kembali menjadi sorotan menjelang periode penting sepakbola dunia, dengan isu transparansi dan tata kelola FIFA menjadi perhatian utama para konfederasi anggota.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu




