TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Lisandro Martinez Bela Wasit, Balas Kritik Media Soal Kontroversi VAR

Bek Argentina menegaskan timnya tak terpengaruh tudingan keberpihakan wasit dan memilih fokus memburu gelar juara dunia.

Reporter & Editor : AY
Senin, 13 Juli 2026 | 06:23 WIB
Lisandro Martinez bek Argentina. Foto : Ist
Lisandro Martinez bek Argentina. Foto : Ist

AS - Langkah Argentina menuju semifinal Piala Dunia 2026 masih diiringi sorotan terhadap sejumlah keputusan wasit dan penggunaan Video Assistant Referee (VAR). Di tengah derasnya kritik dari sejumlah tim lawan, bek Argentina Lisandro Martinez justru tampil membela kinerja perangkat pertandingan dan menilai polemik yang berkembang banyak dipicu oleh pemberitaan media.


Martinez menegaskan timnya tidak ingin larut dalam kontroversi di luar lapangan. Menurutnya, fokus utama skuad asuhan Lionel Scaloni adalah memberikan penampilan terbaik demi mempertahankan gelar juara dunia.


"Saya rasa mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik. Itu adalah cerita Anda (media), yang terkadang menimbulkan kontroversi," ujar Martinez, seperti dikutip dari ABC.


Komentar tersebut muncul setelah Argentina melewati dua pertandingan penuh drama. Pada babak 16 besar, Mesir melayangkan protes atas sejumlah keputusan wasit saat Argentina menang 3-2. Sementara di perempat final, Swiss juga mempertanyakan beberapa keputusan penting ketika kalah 1-3 setelah perpanjangan waktu.


Dalam dua pertandingan tersebut, intervensi VAR menjadi sorotan dan memunculkan tudingan bahwa Argentina mendapat keuntungan dari keputusan-keputusan wasit.


Sebelumnya, Pelatih Mesir Hossam Hassan secara terbuka menuding FIFA memberikan perlakuan istimewa kepada Argentina dan Lionel Messi. Ia mempersoalkan dianulirnya gol Mostafa Zico serta tidak diberikannya penalti untuk Mohamed Salah. Protes keras Hassan bahkan sempat memanas hingga harus diredam staf pelatihnya.


Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan seluruh keputusan wasit di Piala Dunia diambil secara independen sesuai Laws of the Game. Ia membantah keras adanya keberpihakan terhadap tim tertentu.


Di kubu Argentina, para pemain memilih tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi. Bek Cristian Romero menegaskan tim hanya fokus melakukan evaluasi permainan dan mempersiapkan diri menghadapi setiap pertandingan.


Kontroversi kembali mencuat saat menghadapi Swiss. Dalam laga tersebut, wasit Joao Pedro Silva Pinheiro mengeluarkan kartu kuning kedua kepada penyerang Swiss, Breel Embolo, karena dianggap melakukan simulasi.
Keputusan itu memicu protes keras dari pelatih Swiss, Murat Yakin.


"Jelas tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning. Itu situasi yang tidak berbahaya. Seharusnya dia membiarkan permainan berlanjut," kata Yakin.


Bermain dengan 10 pemain membuat Swiss kehilangan momentum. Argentina kemudian memastikan kemenangan melalui gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez pada babak perpanjangan waktu untuk mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit